|
Longsor di Gunung Rajo, Lima Tewas
Jum'at, 14 Maret 2008 | 10:38 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Lima orang sekeluarga tewas tertimbun longsor di Kenagarian Gunung Rajo, Kecamatan Batipuh, Tanah Datar, Sumatera Barat tadi malam.
Yarnawati (29 tahun) dan empat anaknya, Tika (8), Sundri (5), Iwan (3), dan Imel (1), tewas setelah rumah bambunya ditimbun longsoran bukit setinggi 150 meter pada Kamis (13/3) sekitar pukul 19.30 WIB.
Camat Batipuh Osman Bin Nur yang dihubungi hari ini mengatakan kemarin sejak pukul 17.00 WIB warga sudah waspada karena hujan lebat mengguyur daerah itu tanpa henti. Gunung Rajo termasuk daerah yang sering terjadi longsor.
"Saat kejadian, Yarnawati dan anak-anaknya sedang di rumah, sedangkan suaminya Putra Kasiak Basa, 35 tahun, yang berprofesi sebagai tukang ojek sedang berada di tempat lain. Ia pingsan beberapa jam dan masih syok mendengar kematian istri dan anak-anaknya," kata Osman.
Malam tadi warga setempat bergotong-royong mencari jasad kelima korban. Kelima korban berhasil ditemukan setelah Pemerintah Daerah Tanah Datar mendatangkan eskavator. Bupati Tanah Datar M. Sadiq Pasadique dan beberapa anggota Dewan setempat datang ke lokasi.
Keluarga Yarnawati termasuk korban gempa besar 6 Maret 2007. Rumah permanen keluarga kurang mampu tersebut rusak berat dan tak bisa ditempati lagi. Palang Merah Indonesia (PMI) kemudian membantu pembangunan rumah bambu di samping rumah tersebut.
"Rumah bambu itulah yang terkena longsor," ujar Osman.
Menurut Osman, rencananya kelima korban dikuburkan Jumat (14/3) pagi ini di pekuburan keluarga tak jauh dari lokasi kejadian.
Gunung Rajo adalah daerah yang sering dilanda gempa yang menghancurkan rumah dan meruntuhkan bukit karena berada di jalur Patahan Sumatera yang rawan gempa.
Tanah perbukitan di sana sering longsor setelah hujan, diduga karena masih labil akibat diguncang gempa. Pada malam yang sama bahkan juga terjadi longsor di lima titik, namun tidak ada korban lain.
Bahkan gempa yang berepisentrum di Mentawai bulan lalu juga terasa kuat di Gunung Rajo.
Meski Jumat ini cerah, Osman telah mengumumkan kepada warga untuk waspada dan mengungsi jika hujan lebat turun.
Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|