|
Lebih 2.000 Korban Gempa Mentawai Belum Terima Bantuan
Selasa, 18 Maret 2008 | 11:40 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Lebih 2.000 keluarga korban gempa 12-13 September 2007 di Kepulauan Mentawai belum menerima bantuan rekonstruksi yang dijanjikan pemerintah.
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleakek, Selasa (18/3), mengatakan masyarakat korban gempa sudah mengeluh karena lambannya penyaluran bantuan.
"Rumah mereka yang rusak belum diperbaiki. Dana dari pemerintah pusat sudah sampai di kas kabupaten, tapi untuk menyalurkannya tergantung hasil verifikasi data korban, sebab data awal dulu baru dari laporan kepala dusun dan kepala desa, jadi diragukan keakuratannya. Sekarang tim verifikasi yang dibentuk Pemkab Mentawai belum selesai bekerja, jadi menunggu itu," kata Kortanius.
Selain itu, fasilitas pemerintah, seperti sekolah, puskesmas, dermaga, dan kantor camat dan desa yang rusak juga belum diperbaiki. Bahkan yang rusak ringan dan sedang menjadi bertambah rusak setelah datang gempa besar baru 25-26 Februari 2008.
Pemerintah Pusat melalui Bakornas PB (Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana) telah mengalokasikan anggaran rekonstruksi Rp 9 miliar untuk Mentawai. Namun dana tersebut belum bisa disalurkan karena belum ada data valid dari kabupaten tersebut.
Pemkab Mentawai membentuk tim persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana alam yang beranggotakan berbagai kalangan akhir September 2007. Tugas tim ini ditargetkan selesai 1 Mei 2008.
Sementara, dana bantuan Rp 9 miliar dari pusat akan disalurkan untuk rumah rusak berat Rp 15 juta. Rumah rusak sedang dan ringan bervariasi dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.
"Kami berharap dengan dana itu masyarakat bisa membangun rumah dari kayu dan jauh dari pantai untuk menghindari dampak gempa dan tsunami di masa datang," kata Kortanius.
Sejak ditimpa bencana September 2007, korban gempa di Mentawai, selain menerima bantuan tenda, logistik, dan pelayanan kesehatan, baru menerima uang lauk-pauk masing-masing Rp 396 ribu untuk keluarga rusak berat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Total bantuan yang diserahkan Rp 1,04 miliar untuk 2.644 keluarga.
Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|