Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ribuan Pengungsi Banjir Riau Mulai Terserang Penyakit
Kamis, 27 Maret 2008 | 11:08 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru:Sejak banjir melanda enam kecamatan di Riau dalam tiga hari terakhir, posko kesehatan korban banjir di daerah terparah mencatat sedikitnya 1.225 warga pengungsi terserang berbagai penyakit akibat banjir.

“Umumnya warga mengeluhkan batuk, pilek dan gatal-gatal, namun puluhan warga di sini juga sudah mengeluhkan gangguan pencernaan, termasuk diare,“ ujar Sriningsih Hanum, piket Posko Puskesmas Rumbai di Pekanbaru, hari ini.

Jumlah pasien pada Posko Kesehatan Korban Banjir Jalan Yos Sudarso mencapai 321 pasien, Posko Kesehatan Jalan Nelayan mencatat 284 pasien, Posko Kesehatan Sri Meranti menangani 205 pasien, dan Puskesmas Rumbai kedatangan 415 pasien korban banjir, yang umumnya wanita dan anak anak itu.

Jumlah pasien itu belum termasuk pasien yang berobat di berbagai posko bantuan kesehatan yang disediakan sejumlah instansi, seperti TNI/Polri, PMI dan Pos Bantuan Kesehatan sejumlah partai politik di empat kecamatan lainnya di Pekanbaru.

“Sejak kemarin sudah puluhan yang datang berobat. Kita menyiapkan lima tenaga medis, termasuk satu dokter,“ ujar Eny, dari Posko Banjir Partai Keadilan Sejahtera. “Termasuk menyiapkan mobil ambulans.“

Menurut Eny, penyakit gatal-gatal dan diare merupakan ancaman serius bagi para korban banjir di sepanjang Sungai Siak. Ancaman ini mengingat banjir lebih disebabkan luapan air yang dipastikan mengusung sisa-sisa pestisida dan zat kimia dari ratusan ribu hektare perkebunan dan ratusan limbah industri lainnya dari hulu Sungai Siak. “Ancaman lain, tentu saja DBD dan penyakit serius lainnya,“ kata Eny, sarjana kesehatan masyarakat ini.

Sementara itu, hingga hari ketiga, banjir masih merendam rumah penduduk di enam kecamatan yang tersebar di 11 kelurahan, dengan 8.116 kepala keluarga terendam banjir. Banjir paling parah terjadi di Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Rumbai Pesisir. Sedikitnya 6.015 rumah di dua kecamatan yang persis berada di pinggiran Sungai Siak itu terendam air dengan ketinggian rata rata lebih dari satu setengah meter.

Jupernalis Samosir

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sedikitnya 10.000 Warga Pekanbaru Mengungsi Akibat Banjir
Jembatan Ambruk, Satu Warga Donggala Tewas
Sekolah Terendam Banjir, Puluhan Ribu Siswa di Riau Libur
Tiga Kelurahan Terendam Luapan Sungai Karang Mumus
Perbaikan Tanggul Bengawan Solo Lambat
Banjir Kembali Melanda Kabupaten Gorontalo
Diare dan Gatal-gatal Ancam Pengungsi Banjir di Tuban
Ratusan Pengungsi Banjir Bojonegoro Bertahan di Tenda Darurat
Ratusan Rumah di Cawang Terendam Banjir
Hujan Deras di Purwakarta Telan Dua Korban
> selengkapnya...

Referensi

Banjir Tak Pernah Ingkar Janji
Banjir Ancam Pantai Utara Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119880 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Industri Bakal Diwajiban Gunakan Biofuel
Pelaku Industri Diminta Aktif Dalam IJ-EPA
Gugatan Calon Bupati Magetan Ditolak
Kejaksaan Sidik Kasus Pengadaan Alat Tes Flu Burung
Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data