Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bocah 33 Bulan Suspect Flu Burung di Padang
Jum'at, 28 Maret 2008 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Seorang bocah pasien suspect flu burung, An (33 bulan), sejak Senin (24/3) hingga kini dirawat di ruang isolasi instalasi rawat inap (Irna) C penyakit dalam lantai III Rumah Sakit Umum M. Djamil Padang.

Kepala Pelayanan Medis RSU M. Djamil Padang Irayanti mengatakan kondisi An hingga saat ini masih kritis. "Ia masih mengalami batuk-batuk, kejang-kejang, suhu badan panas, serta masih sesak napas," katanya. Anisa juga masih diberikan infus, bantuan pernapasan dan dijaga satu perawat.

Namun, pihak rumah sakit masih meragukan apakah Ana kena flu burung atau tidak karena keterangan dari orang tuanya, pasien tidak mengalami kontak fisik dengan burung-burung atau ayam yang ada di lingkunganya. Namun gejala yang dialami An sama dengan flu burung.

"Kita masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta, makanya kita belum bisa mengklaim bahwa An menderita flu burung karena belum ada keterangan hasil yang diteliti," terang Ira.

An merupakan rujukan dari RSUD Bukittinggi karena mengalami batuk, sesak napas, demam tinggi dan kejang-kejang. Sampel darah An, kata Irayanti, sudah dikirim ke laboratorium di Jakarta. Jika hasilnya positif flu burung, paling lambat lima hari hasilnya sudah dikirimkan. Namun, jika negatif hasilnya bisa dikirimkan lebih lama.

Sebelumnya, kakak kandung An, ES (21 tahun), meninggal di RSUD Bukittinggi Rabu (19/3) karena mengalami radang paru-paru.

Febrianti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Daerah Belum Tanggap Flu Burung
Penyayang Binatang Tawarkan Jadi Vegetarian untuk Cegah Flu Burung
Ribuan Ayam di Yogyakarta Mati Akibat Flu Burung
Kebun Binatang Bandung Vaksinasi Unggasnya
CDC Tunggu Kiriman Sampel H5N1 Indonesia
Indonesia Kirim Sampel Virus H5N1 ke WHO
1.000 Ekor Ayam Mati, Pagaralam Diisolasi
Pasien Suspect Flu Burung di Malang Dirawat
Pelajaran Tanggap Flu Burung di Jawa Tengah
Korban Flu Burung Bertambah Dua
> selengkapnya...

Referensi

Korban Masih Berjatuhan
Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

WHO Indonesia
Info Penyakit Menular
Pusat Promosi Kesehatan
Badan Litbang Depkes
RSPI Sulianti Saroso
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119997 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

DPR akan Bertemu Pimpinan KPK
Subsidi Pertanian 2009 Bakal Naik
Keluarga Yakin Jika Nanik Dibunuh Ryan
Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data