Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Banjir Diteror Buaya
Senin, 31 Maret 2008 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Korban banjir di perumahan Witayu, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, merasa terteror dengan keberadaan beberapa ekor buaya yang berkeliaran di sekitar permukiman warga. Apalagi ukuran tubuh buaya itu cukup besar. “Sejak Ahad, warga melihat iring-iringan buaya di sekitar perumahan. Setidaknya ada 3 ekor,” kata AM. Harahap, warga Perumahan Witayu di tenda Posko Banjir Perumahan Witayu, Rumbai.

Menurut Harahap, kemunculan buaya-buaya itu baru pertama kali ini terlihat. Kemunculan hewan liar itu membuat geger warga. Mereka pun mulai ketakutan. “Sejak semalam tidak ada lagi yang berani masuk air, termasuk dengan rakit sekali pun,” kata dia.

Syamsinar, juga warga perumahan Witayu menambahkan, panjang buaya-buaya itu sekitar 4 meter itu. Ibu-ibu pun takut untuk beraktivitas di bibir air yang merendam perumahan itu. “Jangankan mencuci, untuk dekat saja takut,” kata dia.

Sejauh ini tidak ada korban berkaitan dengan buaya-buaya tadi. Kehadiran hewan itu sendiri sudah dilaporkan ke kepolisian setempat. “Sudah diupayakan pencarian buaya buaya itu oleh polisi dan tentara,” kata camat Rumbai Pesisir, Busro Hr . (Jupernalis Samosir)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

10 Alat Peringatan Dipasang di Sungai Bengawan Solo
Ribuan Pengungsi Banjir Riau Mulai Terserang Penyakit
Sedikitnya 10.000 Warga Pekanbaru Mengungsi Akibat Banjir
Jembatan Ambruk, Satu Warga Donggala Tewas
Sekolah Terendam Banjir, Puluhan Ribu Siswa di Riau Libur
Tiga Kelurahan Terendam Luapan Sungai Karang Mumus
Perbaikan Tanggul Bengawan Solo Lambat
Banjir Kembali Melanda Kabupaten Gorontalo
Diare dan Gatal-gatal Ancam Pengungsi Banjir di Tuban
Ratusan Pengungsi Banjir Bojonegoro Bertahan di Tenda Darurat
> selengkapnya...

Referensi

Banjir Tak Pernah Ingkar Janji
Banjir Ancam Pantai Utara Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120133 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data