|
600 Ayam Kampung di Bukittinggi dan Agam Dimusnahkan
Senin, 07 April 2008 | 10:30 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Untuk menghindari berkembangnya wabah flu burung, empat hari terakhir Dinas Peternakan Sumatera Barat memusnahkan 600 ekor ayam kampung di tiga daerah, yaitu Lembah Ngarai Sianok, Palupuh dan Bukittinggi.
Kasubdin Bina Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Sumbar, Drh Erinaldi, mengatakanan untuk sementara pemusnahan ayam sudah cukup, karena hingga saat ini baru ketiga daerah itu yang ayamnya terkena flu burung. “Ayam-ayam itu adalah ayam kampung yang lepas, jadi kita duga yang setiap hari satu permainan dengan ayam-ayam yang telah terkena flu burung, jadi batas wilayah jelajahnya sudah cukup," ujarnya hari ini.
Sebelumnya, berdasarkan hasil pengujian polymerase chain reaction (PCR) dengan mengambil lendir di tenggorokan ayam yang dilakukan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV) Bukittinggi, didapati 12 ekor ayam peliharaan warga Lembah Ngarai Sianok, Agam, dinyatakan positif terjangkit virus flu burung.
Selain itu, terdapat tiga kasus flu burung dari ketiga daerah tersebut, salah satunya menimpa bayi berusia 21 bulan berasal dari Lembah Ngarai Sianok yang positif flu burung dan kini dirawat di RSUP M. Djamil Padang.
Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|