|
Warga Jambi Berkebun Pisang di Ruas Jalan
Rabu, 09 April 2008 | 13:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi: Dalam dua hari ini warga Kota Jambi ramai-ramai menanam pisang di sepanjang ruas jalan nasional Lingkar Selatan. Aksi ini adalah wujud kekesalan warga pada pemerintah yang membiarkan jalan rusak parah dalam setahun terakhir ini.
Jalan sepanjang 20 kilometer itu memang bergelombang, bahkan banyak lubang yang diameternya mencapai 50 - 100 sentimeter. Akibatnya, dalam beberapa bulan terakhir sudah empat pengguna jalan itu meninggal dunia karena kecelakaan. Terutama pengguna sepeda motor.
”Selain bentuk protes, pohon pisang itu juga berguna bagi pengguna jalan agar hati-hati karena banyak berlubang,” kata Umar, 40 tahun, salah seorang warga yang bermukim di pinggir ruas jalan ini, kepada Tempo, tadi pagi.
Beberapa ruas jalan lainnya juga sama. Misalnya jalan menghubungkan Provinsi Jambi - Sumatera Barat, jalan
lintas tengah Muarotembesi - Sarolangun dan ruas jalan Tempino - Muarobulian, ibukota Kabupaten Batanghari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Nino Guritno,, dan Kepala Sub Dinas Bina Marga PB Penjaitan, belum bisa dikonfirmasi. “Bapak berdua itu jarang sekali
ngantor, paling seminggu sekali,” kata salah seorang staf di kantor itu. SYAIPUL BAKHORI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|