|
PAN Ingin Ulangi Kesuksesan Jawa Barat di Lampung
Senin, 21 April 2008 | 16:27 WIB
TEMPO Interaktif, Bandar Lampung:Kesuksesan Partai Amanat Nasional yang berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera ingin diulangi dalam pemilihan gubernur Lampung pada bulan September 2008 mendatang.
Dalam pemilihan gubernur Jawa Barat, koalisi kedua partai itu sukses memenangkan pasangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf. "Kami akan mengulangi kesuksesan seperti yang kami raih di Jawa Barat," kata Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan kepada Tempo, Senin (21/04).
Pada pemilihan gubernur Lampung mendatang kedua partai tersebut sepakat memenagkan pasangan Zulkifli Anwar, Bupati Lampung Selatan dan Akhamdi Sumaryanto, anggota Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Tanggamus. Pasangan itu akan bersaing dengan pasangan Alzier-Bambang yang diusung Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan, Sjachroedin ZP-Joko Umar Said dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan pasangan Oemarsono-Tomas Riska yang diusung koalisi sejumlah partai gurem.
Zulkifli mengaku telah menemukan formula koalisi yang ideal antara PAN dan PKS dalam pemilihan gubernur. Koalisi itu telah menciptakan kerja sama dan memahami peran masing-masing dalam memenangkan pilkada. "Sejumlah kemenangan telah kita raih bersama PKS di sejumlah pilkada yang telah diselenggarakan," katanya.
Dia memandang Partai Keadilan Sejahtera bukan musuh yang harus dihambat. PKS di matanya adalah pengisi ruang kosong yang sering dilupakan partainya. "Ruang kosong yang ditinggalkan PAN adalah militansi kader. PAN hanya mampu melakukan berbagai aksi yang belum mampu menjangkau dari rumah ke rumah," ujarnya. Tapi, dia bertekad mengalahkan suara Partai Keadilan Sejahtera dalam Pemilu 2009 mendatang.
Koalisi tersebut membuat langkah Alzier Dianis Thabranie yang ingin melakukan head to head dengan Sjachroedin ZP menjadi semakin sulit terwujud. Beberapa waktu lalu Alzier menyatakan hanya ingin bertarung ulang melawan Sjachroedin saja dalam pemilihan gubernur Lampung mendatang.
Nurochman
INDEKS BERITA LAINNYA :
|