|
Suku Anak Dalam Membutuhkan Guru
Senin, 05 Mei 2008 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi:
Warga Suku Kubu atau lebih dikenal dengan Suku Anak Dalam yang bermukim di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) sangat membutuhkan tenaga guru untuk mengajar anak-anak. "Dengan demikian, ke depan kami dapat merasakan pendidikan seperti masyarakat lainnya di negeri ini", kata tarip, salah seorang Temenggung (ketua adat) Suku Kubu hari ini.
Menurut Tarip, warganya sekitar 10 tahun lalu
sudah mulai mengenal tulis baca setelah diajarkan tenaga
pengajar yang diberikan LSM Komuntas Konservasi
Indonesia warung Informasi (KKI Warsi). "Sebagian besar anak usia sekolah sudah mengenal tulis baca," ujarnya.
Kegiatan belajar itu dilakukan di bawah pohon dengan waktu yang tidak ditentukan secara tetap. "Kami sangat bersyukur dengan adanya perkembangan ini,karena dulu nenek moyang kami sangat melarang masuknya budaya luar, namun kini sudah menerima hal tersebut," kata Tarif.
Dengan mengenal baca tulis, kata Tarif, warga tidak bisa dibohongi lagi bila mau membeli atau menjual hasil hutan ke pasar.
SYAIPUL BAKHORI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|