|
Harga Telur dan Ayam di Lampung Melonjak
Rabu, 07 Mei 2008 | 11:13 WIB
TEMPO Interaktif, Bandar Lampung:
Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Bandar Lampung mulai naik. "Dalam sepekan, ayam sudah mengalami kenaikan tiga kali. Harga daging ayam sudah tembus Rp 20 ribu per kilogram," kata Sumiati, pedagang ayam di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung hari ini.
Harga daging ayam naik Rp 3000 menjadi Rp 15.500 per kg, padahal sebelumnya hanya Rp 12.500 per kg. Sedangkan harga telur ayam naik menjadi Rp 12.500 dari harga sebelumnya Rp 11.500 per kg. Kenaikan itu membuat omset pedagang turun hingga 50 persen. "Daya beli masyarakat berkurang," ujar Sumiati.
Sumiati menjelaskan sebelumnya dalam sehari bisa menjual 500 ekor ayam, kini kini hanya 250 ekor. Hal serupa disampaikan Aminah, pedagang ayam di pasar Smep Bandar Lampung. "Langganan saya mulai berkurang," ujarnya.
Menurut Rohmadi, penjual telur, pedagang terpaksa menaikkan harga karena para peternak sudah menaikkan harga jual. Peternak menaikkan harga karena harga pakan ternak terus naik dari Rp 4.200 per kg menjadi Rp 2.700 per kg.
Nurochman Arrazie
INDEKS BERITA LAINNYA :
|