Menanti Kembalinya Supremasi dari GOR Baru

Minggu, 28 Mei 2006 | 03:40 WIB

TEMPO Interaktif, Kudus:Kehadiran gedung olahraga (GOR) bulu tangkis yang baru nan megah di Jati, Kudus, Jawa Tengah, memberi harapan bangkitnya cabang bulu tangkis Indonesia yang sedang terpuruk.

"Untuk mengembalikan supremasi bulu tangkis Indonesia menuju prestasi dunia," kata Ketua Persatuan Olahraga Djarum, FX Supanji. Perusahaan rokok kretek Djarum yang memprakasai pembangunan ini.

Pada 1984, delapan dari sembilan atlet pemusatan latihan nasional (Pelatnas) berasal dari klub bulu tangkis Djarum. Salah satunya adalah Lim Swie King, anggota Piala Thomas Indonesia pada tahun itu.

"Saya dibesarkan dengan perhatian dan fasilitas dari Djarum. Apa yang dicapai dulu harus kembali diraih," kata Swie King. Menurut dia, GOR yang berdiri sejak 7 Oktober 1969 ini sudah jauh berbeda. "Dulu sangat sederhana."

GOR yang diresmikan oleh Ketua Umum PB PBSI Sutiyoso kemarin malam ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Bahkan melebihi apa yang ada di Pelatnas Cipayung, Jakarta. "Agak beda jika dibanding di Cipayung," kata mantan atlet Djarum yang kini melatih di Pelatnas, Christian Hadinata.

Bangunan yang menempati lahan seluas 3 hektare ini bergaya minimalis dan terdiri dari lima kelompok bangunan bergaya arsitektur minimalis. "Butuh 30 miliar untuk pembangunan," kata Supanji.

mawar kusuma

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: