Babak Delapan Besar di Manahan Batal
Senin, 24 Juli 2006 | 02:17 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Laga terakhir babak delapan besar Grup A Liga Djarum Indonesia 2006 antara Persik Kediri melawan Arema Malang, Minggu (23/7) di Stadion Manahan batal dilangsungkan. Badan Liga Indonesia (BLI) memutuskan menunda pertandingan dan direncanakan akan dilaksanakan Senin (24/7).
Penundaan pertandingan itu disebabkan keributan yang terjadi di Stadion M Sarengat Kabupaten Batang yang mempertandingkan PSIS Semarang melawan Persiba Balikpapan.
Stadion M Sarengat yang diperkirakan hanya berkapasitas 10 ribu penonton tidak bisa menampung jumlah penonton yang membludak. Diperkirakan 25 ribu penonton masuk stadion dengan menjebol salah satu pintu masuk.
"Dari hasil kesepakatan dengan seluruh manajer, pelatih dan panitia serta aparat keamanan, pertandingan akan kita tunda dan dilaksanakan besok (Senin,24/7) dengan tempat dan waktu yang sama.
Arema Malang melawan Persik Kediri tetap akan dilangsungkan di Solo sedang PSIS Semarang melawan Persiba Balikpapan juga tetap di Batang," ungkap Direktur BLI, Andi Darussalam Tabusala kepada wartawan usai memimpin pertemuan dengan manajer, pelatih dan panitia di Stadion Manahan Solo.
Anas Syahirul





