Ribery Diserang Suporter
Rabu, 09 Agustus 2006 | 15:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kian bulat tekad Franck Ribery untuk hengkang dari Olympique Marseille karena perlakukan suporter terhadapnya makin buruk. Senin pagi lalu sejumlah pendukung Marseille merusak mobilnya yang terparkir di halaman tempat latihan.
Ini adalah puncak buruknya sikap suporter terhadap gelandang sayap nasional Prancis tersebut. Beberapa hari sebelumnya, mobil Ribery sudah dicoret-coret dengan kata-kata “No Face” juga “Ribery e” (simbol uang euro). Mereka menuduh pemain berusia 23 tahun tersebut berniat pergi karena menginginkan memburu gaji gede.
Selasa pagi, agennya, Bruno Heiderscheid mengungkapkan bahwa Ribery menangis karena kejadian tersebut. “Franck sangat sedih, dia menangis. Saya tahu dia sangat mencintai Marseille, tapi sekarang situasinya menjadi makin rumit,” kata Heiderscheid.
Ribery baru semusim bersama Marseille. Sampai sepekan lalu, pemain yang cemerlang pada Piala Dunia lalu tersebut berkali-kali menegaskan akan tetap bertahan di klub ini. Dia baru mengungkapkan niat pergi setelah Presiden Marseille, Pape Diouf, mengacuhkan permintaannya untuk bertemu.
SPORTINGLIFE | ANDY M





