Ballack Capai Berbahasa Inggris

Senin, 04 September 2006 | 17:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari-hari berkumpul dengan rekan-rekannya sesama anggota tim nasional Jerman membuat Michael Ballack sedikit santai. Dia bisa mengobrol dan bercanda dengan mereka tanpa harus mengerutkan kening.

Tidak seperti hari-harinya di London, di markas Chelsea, klub yang dibelanya sejak awal musim ini. Meski menguasai Bahasa Inggris, Ballack mengaku masih kesulitan bila harus bercakap dengan pemain yang menggunakan Bahasa Inggris yang tidak standar.

"Saya bisa berbahasa Inggris, tapi masih perlu banyak belajar lagi," kata gelandang berusia 29 tahun tersebut. "Beberapa rekan saya di Chelsea berbicara dengan menggunakan aksen tertentu. Saya baru bisa memahaminya bila mereka berbicara dengan pelan."

Seusai Piala Dunia, Ballack pindah ke Chelsea dengan bebas trasfer. Niatnya, ingin mencari tantangan baru dan menghabiskan akhir kariernya bersama The Blues. Sayang sekali, pada pekan-pekan awal, Ballack masih belum tampil maksimal karena kerap berkutat dengan cedera.

Di luar lapangan, faktor bahasa juga menjadi kendalanya. Dibanding rekan barunya, Andriy Shevchenko, Bahasa Inggris Ballack masih jauh lebih mending. Namun, tetap saja Ballack belum lancar untuk berkomunikasi.

Di samping itu, London juga berbeda dengan di Muenchen, kota tempat dia hidup selama empat tahun terakhir. Ballack bersama pacarnya, Simone Lambe, dan tiga anak mereka -Louis, Emilio, dan Jordi-- harus mengubah gaya hidup.

"Segalanya berbeda dengan Jerman. Kami kesulitan mencari apa pun di Inggris, biaya di sana serba mahal," kata mantan pemain Bayern Munchen ini. "Saat ini saya bahkan masih tinggal di hotel, belum mendapat rumah."

Meski begitu, Ballack mengaku senang di Chelsea. Dia mendapat tantangan baru bermain di klub besar yang bermain di Liga Inggris. Selain itu, Ballack merasa lebih santai bila berjalan-jalan. “Belum banyak orang London yang mengenali saya. Jadi, saya kerap mengelilingi London tanpa dikenali banyak orang.”

Besok, Ballack memimpin rekan-rekannya menghadapi pertandingan kedua kualifikasi Piala Eropa 2008 Grup D di kandang San Marino. Pada partai perdana, Dier Panzer menang 1-0 atas Republik Irlandia.
AFP | ANDY M






Komentar Anda

Kirim