Kekecewaan Christian Vieri
Rabu, 06 September 2006 | 15:00 WIB
TEMPO Interaktif, Milan: Dalam dua bulan terakhir, tingkah aneh diperlihatkan Christian "Bobo" Vieri. Berencana bergabung dengan satu tim kemudian berubah pikiran sehari kemudian. Apa sebenarnya yang membuat Vieri bertingkah aneh?
Penyerang berusia 33 tahun itu mengatakan ia tak bisa terima namanya tak masuk dalam skuad Italia ke Piala Dunia 2006 lalu. Vieri rupanya sangat ingin memperkuat Gli Azzurri sebelum mengakhiri kariernya sebagai pemain. Tapi pelatih Marcello Lippi sama sekali tak meliriknya. Italia sendiri kemudian tampil sebagai juara dengan mengalahkan Prancis di partai final.
"Saya tak pernah menyaksikan pertandingan Nazionale (tim nasional Italia), juga partai final. Saya hanya menyaksikan sekilas. Saya seperti singa yang terkurung kandang. Saya tak bisa duduk di bangku dan menonton pertandingan di televisi. Saya merasa tak berguna," katanya.
Vieri sebelumnya selalu menjadi andalan Lippi di lini depan. Ia mencetak lima gol di Piala Dunia 1998 Pancis dan empat lainnya di Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang. Total ia mencetak 23 gol di 49 penampilan bersama Italia. Namun cedera saat memperkuat AS Monaco di Liga Prancis, memaksa namanya tercoret.
Saat kembali ke Italia, ia membatalkan secara sepihak kontrak satu tahunnya dengan Sampdoria, 6 Juli lalu. Ia sempat melamar ke Juventus namun ditolak klub kota Turin tersebut. Vieri akhirnya setuju memperkuat Atalanta, klub yang ia perkuat musim 1995-1996, hanya dengan gaji 1.500 euro atau sekitar Rp 17,5 juta.
FI | RAJU FEBRIAN





