Brasil Gemilang, Bintang-bintang Muda Bermunculan

Rabu, 06 September 2006 | 18:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Revolusi pelatih Carlos Dunga di tubuh tim nasional Brasil kembali membuahkan hasil gemilang pada uji coba di Stadion White Hart Lane, London, Selasa malam. Tim Samba bukan saja menang 2-0 atas Wales, tapi mereka juga memunculkan bintang-bintang baru harapan masa depan.

Gol pertama Seleccao -julukan Brasil-- dicetak oleh bek kiri debutan, Junior Marcelo, pada menit ke-61 melalui tendangan keras dari jarak sekitar 23 meter setelah menerima bola dari Kaka. Gol pamungkas dihasilkan dari kepala penyerang Vagner Love, menit ke-73, dengan memanfaatkan umpan silang Cicinho dari sayap kanan. Ini gol perdana Love selama empat kali memperkuat Brasil.

Penampilan hebat yang ditunjukkan Marcelo dan Love menerbitkan harapan baru bagi Brasil. Marcelo kini digadang-gadang menjadi pewaris bek kiri gaek, Roberto Carlos, yang tak yang tak dipanggil Dunga. Begitu pula dengan Love, penyerang alternatif yang bisa menggusur posisi Ronaldo atau Adriano.

Ini sukses kedua bagi Dunga sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari tangan Carlos Alberto Parreira seusai Piala Dunia. Pada partai perdananya, tim asuhan Dunga hanya bermain seri 1-1 melawan Norwegia pada uji coba, pertengahan Agustus. Namun mereka lantas menggila, menang 3-0 atas Argentina pada uji coba di London, Sabtu lalu. Setelah itu, menang lagi atas Wales.

"Saya senang dengan ragam uji coba yang telah kami mainkan," kata Dunga, mantan kapten Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994. "Partai melawan Argentina berlangsung dentan terbuka. Sedangkan Wales tak memberi banyak ruang kepada pemain kami."

Pelatih berusia 42 tahun itu menurunkan susunan yang jauh berbeda dibanding line up ketika menghadapi Argentina. Dari sebelas pemain starter saat melawan Argentina, kali ini Dunga tinggal menyisakan kiper Gomez dan gelandang Edmilson di daftarnya.

Bila sebelumnya menggunakan pola 4-4-2, kali ini Tim Samba memainkan 4-3-2-1. Itu untuk mengakomodir kembalinya Ronaldinho setelah cedera punggung. Duet Ronaldinho-Kaka bekerjasama menyokong penyerang tunggal yang diduduki Vagner Love. Pada partai ini Ronaldinho beberapa kali menunjukkan teknik individualnya yang yahud. Sedangkan Kaka, sekitar lima kali melakukan tendangan ke arah gawang Wales.

Love sangat antusias dengan kebijakan pelatih barunya untuk mencoba pemain yang selama ini jarang mendapat kesempatan. Menurut pemain klub Rusia, CSKA Moscow, ini, Dunga memberi angin segar bagi pemain seperti dirinya, pemain yang merumput di liga kecil.

Ada empat pemain dari klub Eropa Timur yang dipanggil Dunga. Mereka adalah Love, Dudu Cearense, dan Daniel Carvalo (CSKA), serta Elano ( Shakhtar Donetsk, Ukraina). "Para pemain dari klub Rusia dan Ukraina telah menunjukkan kemampuannya di tim Brasil. Saya ingin melihat inovasi berikutnya dari Dunga," kata Love.

SOCCERNET | AFP | ANDY M

Susunan Pemain:
Brasil (4-3-2-1): Gomes; Maicon (Cicinho 59), Luisao, Alex, Marcelo (Gilberto Melo 75); Baptista (Rafael Sobis 78), Edmilson (Gilberto Silva 45), Dudu Cearense; Kaka (Elano 73), Ronaldinho (Robinho 67); Vagner Love

Wales (3-5-2): Jones; Collins, Gabbidon, Nyatanga ; Duffy (Edwards 64), Davies (Vaughan 67), Giggs (Ledley 45), Robinson (Fletcher 53), Bale (Ricketts 45); Earnshaw (Cotterill 77), Bellamy






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: