Berat Langkah Persija ke Final
Sabtu, 09 September 2006 | 20:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
JAKARTA – Langkah Persija Jakarta ke final Copa Dji Sam Soe menjadi berat setelah hanya bermain imbang 1-1 pada pertemuan pertama semifinal melawan Persipura Jayapura di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, kemarin. Untuk lolos, mereka harus menang di kandang Persipura, Selasa nanti.
Di kandang sendiri, Persija hampir kehilangan muka saat tertinggal lebih dulu dari Persipura. Gelandang asal Brasil, David Da Rocha, membuat Tim Mutiara Hitam unggul menjelang jeda turun minum. Da Rocha melesakkan si kulit bundar di sisi kiri kiper Persija, Hendro Kartiko, melalui tendangan jarak jauh kaki kiri.
Untung saja, 12 menit memasuki babak kedua, stopper andalan Persija, Hamka Hamzah, menyamakan kedudukan. Gol ini bermula dari tendangan penalti Oscar Aravena. Kiper Persipura, Jendry Pitoy, berhasil menahan bola. Namun, Hamzah langsung memburu bola muntah itu dan segera menaklukkan Jendry.
Pelatih Persipura, Mettu Duaramuri, nampak puas. “Peluang kami untuk ke final besar sekarang,” kata Mettu. “Di kandang Persija kami cuma menargetikan imbang. Dan pemain kami sukses memanfaatkan peluang mencetak gol.”
Mettu sengaja memasang pola satu penyerang yang diisi Aravena di lini depan. Maully Lessy dan kawan-kawan hanya mengandalkan serangan balik untuk memporak-porandakan pertahanan Persija. Boaz Solossa yang biasanya menjadi penyerang, kemarin lebih banyak bermain di lini tengah.
Raut gundah sebaliknya diperlihatkan kubu Persija. Menurut Pelatih Persija, Rahmad Darmawan, para pemainnya tidak disiplin menjalankan pola yang dia instruksikan. “Saya menginginkan mereka bermain dengan bola pendek dan penjagaan orang per orang. Namun mereka justru memainkan bola-bola panjang,” katanya.
Bersama Perspura, Rahmad sukses menggondol gelar Liga Djarum 2005. Namun Rahmad gagal bersinar sejak menangani Persija musim ini. Mantan penyerang tim nasional era 1980-an ini sebelumnya sudah gagal di Liga Djarum 2006.
Rahmad mengakui, langkah timnya sangat berat menuju final. Persija minimal harus bermain seri 2-2 di jayapura, atau memaksakan kemenangan. “Terus terang, tak akan mudah mengalahkan Persipura di kandangnya. Tak ada jalan lain, kami harus fight,” katanya.
ANDY M





