Ketajaman Van Bommel
Minggu, 24 September 2006 | 18:14 WIB
TEMPO Interaktif, Berlin: Lini tengah Bayern Muenchen dengan cepat segera menemukan kembali bintangnya. Setelah Michael Ballack pergi dan Owen Hargreaves cedera, Marc van Bommel langsung tampil menjadi pahlawan. Ia mencetak gol yang memastikan kemenangan 2-1 atas Alemannia Aachen, Sabtu lalu.
Sebelumnya Aachen sempat unggul lewat Sascha Dum tapi segera disamakan Claudio Pizarro. Kemenangan ini juga menjadi penebusan atas kekalahan 2-1 dari Arminia Bielefeld yang diraih seminggu sebelumnya. Kini Muenchen pun berhasil memuncaki klasemen dengan nilai 10, sama dengan perolehan Schalke 04 yang kalah dalam selisih gol.
Dengan kemenangan ini Muenchen bisa lebih rileks saat berlaga di ajang Liga Champions, di kandang Inter Milan Rabu nanti. Tapi Van Bommel menyerukan sebuah perbaikan untuk timnya. "Kami bermain terlalu statis dan kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Liga Champions adalah level yang berbeda. Jelas sekali kami belum berada pada posisi ideal dan harus berusaha lebih keras lagi," katanya.
Ini merupakan gol kedua van Bommel, 31 tahun, sejak diboyong dari Barcelona senilai US$ 7,7 juta awal musim ini. Selama di barcelona, dia mencetak 2 gol pada 24 pertandingan, kini di Muenchen dua gol itu disarangkan saat baru berlaga empat kali.
AFP | UEFA | NURDIN
Hasil Pertandingan:
Hanover 1 - 1 Bayer Leverkusen
Stuttgart 1 - 1 Eintracht Frankfurt
SV Hamburg 1 - 1 Werder Bremen
Schalke 2 - 0 VfL Wolfsburg
Mainz 1 - 1 Hertha Berlin
Bayern Munich 2 - 1 Alemannia Aachen





