David Villa Terus Menggila
Senin, 02 Oktober 2006 | 16:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dalam sepekan ini David Villa seperti tak “terkendali”. Golnya mengalir deras dalam partai-partai penting. Total, penyerang Valencia berusia 24 tahun itu mengumpulkan empat gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Pekan lalu gawang Barcelona menjadi korbannya. Sambil menjatuhkan badan, Villa mencocor bola hasil umpan silang Miguel dari sayap kanan. Di kandang lawan, Stadion Nou Camp, Valencia menahan juara bertahan 1-1.
Kamis lalu, AS Roma dipecundangi El Che (Pasukan Kelelawan)--julukan Valencia-- pada lanjutan Liga Champions di Stadion Mestalla. Villa dan Miguel Angulo masing-masing menyumbang satu gol.
Dan Minggu dini hari, Valencia menghajar pendatang baru Liga Spanyol, Gimnastic Tarragona 4-0. Fernando Morientes dan Angulo mencetak satu gol, sedangkan Villa dua gol.
Nama David Villa sekarang bertengger di peringkat teratas pichichi (pencetak gol terbanyak) bersama Samuel Eto'o dan Frederic Kanoute, empat gol.
Menurut rekan setimnya, Edu, Villa adalah faktor penting bagi prestasi Valencia. “Tim ini bermain penuh percaya diri karena punya seorang pencetak gol hebat di lini depan, Villa,” kata gelandang asal Brasil itu. “Dia penyerang dengan kecerdasan super.”
David Villa lahir di Langreo, Asturias, Spanyol, 3 Desember 1981. Julukannya El Guaje (si bocah, dalam bahasa Asturian), mirip dengan julukan yang dipunyai Rual dan Fernando Torres. Maklum, mereka punya kesamaan: penyerang haus gol dan memiliki wajah tampan.
Villa mengawali kariernya di tim remaja UP Langreo, 1991, sebelum pindahke Sporting de Gijon pada 1999. Bermain di Real Zaragoza, 20-3-2005, membuat namanya mulai dikenal. Apalagi setelah sejak dua musim lalu bermain untuk Valencia.
Valencia harus merogoh kocek sampai 12 juta euro (sekitar Rp 140 miliar) untuk memboyongnya. Namun klub berjuluk El Che itu langsung mendapatkan koleksi 25 gol dari Villa pada musim pertamanya. Musim ini, Si Bocah mungkin mempersembahkan gol lebih banyak lagi.
AFP | ANDY M





