Persebaya Lobi Nurdin
Rabu, 04 Oktober 2006 | 20:09 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Persebaya Surabaya bergerilya guna mendapatkan pengampunan dari Ketua Umum PSSI Nurdin Halid agar bisa memainkan pertandingan di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya. Ketua Umum Persebaya Arif Afandi bertekad akan terus melobi pria asal Makassar itu.
Arif mengaku, sudah mengadakan pertemuan rahasia dengan Nurdin di Jakarta, dua hari lalu. "Hanya saja saya belum meminta keringanan hukuman," kata Arif kepada para wartawan sehabis rapat pleno, yang diikuti 30 anggota klub Persebaya di rumah dinasnya, Rabu sore.
Ia menjelaskan, dalam perbincangan empat mata itu, kedua orang ini saling berbagi pengalaman soal cara menangani para pendukung yang terkenal fanatik. Tapi ia tidak menyebutkan di mana pertemuan itu berlangsung.
Sebelumnya kepada TEMPO, Nurdin menegaskan bahwa ia tidak akan memberikan keringanan hukuman sebelum Persebaya menjalani hasil keputusan Komisi Banding. "Belum dipertimbangkan kalau belum ada tanda-tanda perbaikan," katanya.
Komisi Banding sudah menetapkan Persebaya dilarang bermain di Surabaya dan hanya boleh berlaga di Jawa Timur selama setahun. Keputusan ini lebih ringan dari hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin, yang melawan Persebaya menggelar pertandingan di Jawa Timur.
Sedangkan bonek, julukan pendukung setia klub berjuluk Bajul Ijo ini, dilarang menonton selama setahun, lebih ringan dua tahun dari hukuman Komisi Disiplin. Hukuman dijatuhkan Komisi Disiplin, menyusul kerusuhan pendukung Persebaya saat tim Bajul Ijo itu menjamu Arema di semifinal Piala Indonesia, Agustus lalu.
KUKUH S. WIBOWO | FAISAL ASSEGAFF




Komentar Anda [1] :