Palermo Siap Berpesta Gol
Rabu, 01 November 2006 | 17:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:LONDON – Palermo tak punya target khusus di Piala UEFA. “Karena kompetisi ini tak terlalu bergengsi di Italia,” kata pelatih Francesco Guidolin. Dengan tampil tanpa beban, mereka justru menjadi kian berbahaya. Buktinya, West Ham mereka gasak aggregate 4-0 pada babak penyisihan.
Kini giliran klub Inggris lain, Newcastle United, menjadi calon korban. Kedua klub bertemu di kandang Palermo, Stadion Renzo Barbera, pada matchday kedua Grup H. Keduanya memetik poin maksimal pada partai perdana: Palermo menang 2-1 atas Eintracht Frankfurt dan Newcastle mengalahkan Fenebahce 1-0.
Kedua tim tersebut punya prestasi kontras di liga domestik masing-masing. Palermo berjaya di Seri A Liga Italia dengan menempati peringkat kedua klasemen sementara. Sementara, Newcastle terpuruk di peringkat keempat dari bawah klasemen Liga Inggris.
Palermo bahkan tercatat sebagai tim dengan produktivitas gol tertinggi di Seri A, 21 gol. Jagoannya bernama Amauri, penyerang asal Brasil, yang telah mengoleksi lima gol. Produktivitas Amauri hanya bisa dikalahkan oleh penyerang Messina, Christian Rigano, tujuh gol. Amauri kini diperebutkan oleh tim nasional Brasil dan Italia.
Sebaliknya, The Toons Newcastle menjadi salah satu tim dengan pertahanan paling buruk di Inggris. Klub asuhan Glenn Roeder ini telah kebobolan 13 gol. Tak heran bila para pengamat menilai, Palermo bakal berpesta gol ke gawang Newcastle.
Selain itu, Newcastle juga sedikit ompong karena ditinggal penyerang andalannya, Obafemi Martins, yang cedera. “Kami tengah menguji batas kemampuan sendiri kali ini,” kata Roeder, mengakui. “Saya tak suka dengan istilah 'ketelanjangan', namun memang tim kami tengah mengalami masalah.”
Pada saat yang sama di Grup H, Celta Vigo dan Eintracht Frankfurt juga bertanding. Sementara itu, salah satu pertandingan seru yang lain digelar di Grup F, antara Ajax Amsterdam dengan Austria Viena.
Bagi Ajax, melawan Vienna selalu membangkitkan kenangan buruk. Pada Piala UEFA musim 1989/1990, kiper Vienna, Franz Wohlfahrt, menderita luka setelah dilempar besi oleh suporter Ajax. UEFA lantas menghukum Ajax tak boleh mengikuti kompetisi tingkat Eropa selama semusim.
Kali ini Ajax tak bisa diperkuat penyerang Ryan Babel yang cedera lutut, kiper Dennis Gentenaar (punggung), dan gelandang Michael Krohn-Dehli (paha). Meski begitu, di atas kertas Ajax masih lebih diunggulkan.
Di tempat lain, Dinamo Bucharest (Rumania) menjamu Besiktas (Turki) pada partai Grup B. Dinamo berbekal rekor fantastis: memenangi semua partai Liga Rumania, 13 pertadningan, musim ini. Selain itu, Dinamo terpacu oleh prestasi dua klub negaranya, Steaua Bucharest dan Rapid Vienna, yang mencapai perempat final Piala UEFA musim lalu.
“Steaua dan Rapid memacu kami untuk bekerja lebih keras dan menyamai penampilan mereka,” kata pelatih Dinamo, Mircea Rednic. “Saat ini kami memimpin klasemen Liga Rumania. Tapi itu tidak ada artinya bila kami tidak berprestasi di tingkat Eropa.”
AFP | ANDY M





