Drogba Serang Sheva

Sabtu, 27 Januari 2007 | 18:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sengkarut di tubuh Chelsea kian ruwet. Sebelumnya, hanya melibatkan perseteruan antara pelatih Jose Mourinho dan pemilik klub, Roman Abramovich. Kini perpecahan merembet ke para pemain.

Dua hari lalu, Didier Drogba menjadi orang pertama Chelsea yang mengakui secara terbuka bahwa memang terjadi perseteruan di antara pelatih dengan pemilik klub. Sehari kemudian, kemarin, penyerang Pantai Gading ini ganti membuka borok rekan tandemnya, Andriy Shevchenko.

Lebih tepatnya, Drogba menyatakan kebenciannya atas gaya permainan Sheva--panggilan Shevchenko. "Berada di sisi Shevchenko, saya tidak yakin akan keinginannya untuk bekerja sama," kata striker berusia 28 tahun tersebut. Beda dengan musim lalu, saya bisa bekerja sama dengan Hernan Crespo (kini di Inter Milan)."

Selasa lalu, Sheva memborong dua gol ketika Chelsea menghajar Wycombe 4-0 pada semifinal Piala Carling. Gol kedua Sheva berkat umpan matang Drogba. Masalahnya, Drogba merasa Sheva tidak pernah memberinya umpan semacam itu.

"Saya suka berbagi bila saya mendapat hal yang setimpal. Saya sangat menghargai bila saya mendapat dukungan," kata Drogba. Sebaliknya, Drogba mengaku tidak takut berkompetisi dengan siapa pun. "Dan saya tidak melihat Sheva sebagai sebuah ancaman."

Chelsea membeli Sheva dari AC Milan dengan harga 30 juta pound sterling (sekitar Rp 535 miliar). Itu membuat Sheva menjadi pemain termahal di Liga Inggris. Gajinya juga tertinggi, 130 ribu pound sterling (sekitar Rp 2,322 miliar) per pekan.

Drogba dibeli Chelsea dari Marseille, dua musim lalu, juga dengan harga tinggi, 24 juta pound sterling. Bedanya, kian lama Drogba kian subur. Musim ini dia sudah mencetak 21 gol di semua kompetisi Chelsea. Sebaliknya, Shevchenko baru menyumbang tujuh gol.

"Saya mengerti situasinya. Dia dibeli mahal dan harus menunjukkan permainan yang sepadan dengan harganya," kata Drobga tentang Sheva. Drogba hanya mengharap agar Shevchenko lebih mau berbagi. "Kami akan maksimal bila bekerja sama."
THE SUN | ANDY M






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: