Korban dari Masa ke Masa

Minggu, 04 Februari 2007 | 19:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Belum genap setahun sejak kasus suap calciopoli diungkap ke pengadilan, Italia kembali diguncang tragedi sepak bola. Kali ini berupa kerusuhan yang mengakibatkan seorang polisi bernama Filippo Raciti tewas. Ini tragedi kelam yang bisa mengancam pencalonan Italia sebagai tuan rumah Euro 2012.

Dalam sejarah Italia, Raciti bukan korban tewas yang pertama kali. Terhitung sejak 1962, paling tidak 12 orang tewas akibat kerusuhan penonton di Liga Italia. Itu di luar korban luka-luka berat dalam banyak kerusuhan yang lain.

28 April 1962 : Gaetano Plaitano tewas dan 57 orang luka pada tawuran penonton partai divisi III, Salerno versus Potenza.

28 Oktober 1979: Seorang suporter Lazio bernama Vincenzo Paparelli tewas terkena lemparan kembang api yang dilontarkan seorang suporter AS Roma dalam derby Kota Roma.

22 Maret 1982: Suporter AS Roma berusia 23 tahun, Andrea Vitone, tewas di kereta api dalam perjalanan pulang dari Bologna. Tragisnya, kereta itu dibakar oleh suporter Roma sendiri lantaran kecewa klub mereka kalah.

8 Februari 1984: Sandro Furlan ditahan polisi setelah kerusuhan suporter Udinese-Triestina pada Piala Italia. Setelah dilepas, Furlan malah koma dan meninggal dunia tiga hari kemudian.

30 September 1984: Suporter AC Milan, Marco Fonghessi, tewas ditusuk seorang suporter Milan lainnya yang menyangka dia suporter Cremonese.

7 Desember 1986: Suporter Sambenedettese, Giuseppe Tomasetti, tewas dibacok.

9 Oktober 1988: Suporter Ascoli, Nazzzareno Filippini, dipukul suporter Inter Milan dan meninggal dunia delapan hari kemudian.

29 Januari 1995: Suporter Genoa, Vincenzo Spagnolo, tewas dibacok seorang suporter AC Milan dalam tawuran di Stadion Marassi sebelum pertandingan.

17 Juni 2001: Suporter Messina, Antonio Curro, tewas terkena bom molotov dari suporter Catania dalam derby Sisilia.

20 September 2003: Suporter Napoli, Sergio Ercolano, meninggal dunia karena terjatuh dari undakan-undakan tempat duduk selama tawuran dengan pendukung klub tetangga, Avellino.

27 Januari 2007: Direktur klub amatir Sammartinese, Ermanno Licursi, meninggal dunia karena perdarahan di otak setelah ditendang oleh seorang suporter klub rival, Cancellese.

2 Februari 2007: Polisi Filippo Raciti tewas terkena bom molotov.
AFP | ANDY M






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: