Jerman dan Belanda Mencoba Tombak Anyar

Selasa, 06 Februari 2007 | 16:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Cedera dan hukuman memaksa pelatih Jerman, Joachim Loew, dan pelatih Belanda, Marco van Basten, menyusun barisan serang alternatif pada partai uji coba masing-masing nanti malam. Di Duesseldorf Jerman menjamu Swiss dan di Amsterdam Belanda menghadapi Rusia.

Negara tetangga, Swiss, musuh yang tak asing bagi Jerman. Nanti malam adalah perjumpaan ke-49 mereka di sepanjang sejarah. Ini partai pembentukan tim bagi Swiss yang merupakan tuan rumah bersama Piala Eropa 2008 bersama Austria. Sedangkan bagi Jerman, pertandingan ini menjadi persiapan mereka untuk menghadapi musuh terkuat di Grup D, Republik Ceko, pada Kualifikasi Euro 2008, 24 Maret nanti.

Melawan Swiss, penyerang muda andalan Jerman, Lukas Podolski, tak bisa turun. Pemain Bayern Muenchen itu tengah menjalani hukuman tak boleh bermain di dua partai uji coba. Penyebabnya, dia diusir dari lapangan saat beruji coba melawan Georgia, Oktober lalu.

Tandem sejati Podolski, Miroslav Klose, juga diragukan dapat turun karena cedera tangan saat memperkuat Werder Bremen, akhir pekan lalu. Kemungkinan besar Loew bakal memasang penyerang Wolfsburg, Mike Hanke, dengan Kevin Kuranyi (Schalke 04).

Loew juga bisa mencoba striker muda, 21 tahun, Mario Gomez, yang telah mencetak 11 gol untuk VfB Stuttgart, musim ini. Penyerang blasteran Spanyol-Jerman itu baru sekali ini dipanggil ke tim nasional. "Ini pekan fenomenal bagi saya, berada di dalam skuad Jerman bak mimpi menjadi kenyataan," katanya.

Pada klasemen Grup D Kualifikasi Piala Eropa, Jerman masih memimpin dengan sepuluh poin dari empat pertandingan. Meski begitu, Ceko tetap mengancamnya karena punya nilai yang sama. Karenanya, uji coba ini sangat penting bagi Loew guna mematangkan tim menjelang laga melawan Ceko.

Posisi Belanda di Grup G juga masih di puncak klasemen dengan sepuluh poin. Akhir Maret nanti Tim Orange menjamu Rumania. Sayangnya, uji coba menjamu Rusia yang dimaksudkan untuk mengasah tim, malah tak bisa dijalankan dengan maksimal oleh pasukan asuhan van Basten.

Mereka diterpa cedera yang melanda para pemain inti: Edwin van der Sar, Andre Ooijer, Khalid Boulahrouz, Robin van Persie, dan Arjen Robben. Dua pemain terakhir itu biasanya menjadi kunci barisan depan yang menggunakan pola tradisional Belanda, 4-3-3.

Dengan absennya Robben dan van Persie, van Basten kini berharap pada penyerang Hamburg SV, Rafael van der Vaart, dan Ryan Babbel. Mereka akan mengisi posisi penyerang kanan dan kiri mengapit Dirk Kuyt dari Liverpool.
AFP | ANDY M






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: