Stadion Emirates Selalu Mencekam

Senin, 12 Februari 2007 | 18:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Stadion Emirates, kandang baru Arsenal, berkapasitas 60.500 tempat duduk. Stadion Highbury, kandang lama, hanya 38 ribu tempat duduk. Secara finansiil, Arsenal menangguk untung lebih besar dengan bermain di Emirates daripada di Highbury.

Masalahnya, Stadion Emirates justru menyulitkan pemain dan suporternya sendiri. Pertama, harga tiketnya melambung hampir tiga kali lipat daripada saat masih di Highbury dan ini merepotkan suporter The Gunners. Harga tiket Emirates saat ini termahal di Inggris, kelas VIP-nya mencapai 94 pound sterling (sekitar Rp 1,6 juta).

Sedangkan bagi pemain, "atmosfir" Stadion Emirates belum sepenuhnya berpihak kepada mereka. Sejak bermain di Emirates, awal musim ini, Arsenal baru delapan kali menang dan lima kali seri di Liga Inggris. Meski belum pernah kalah di kandang, Arsenal kerap mengakhiri pertandingan dengan cara yang teramat sulit.

Misalnya, pada delapan partai kandang terakhir Liga Inggris, tim asuhan Arsene Wenger ini memang enam kali dan dua kali seri. Dari enam kemenangan, dua di antaranya dilalui dengan ketinggalan lebih dulu, termasuk saat melawan Wigan dan Manchester United. Sedangkan dua kali seri semuanya dilalui dengan ketinggalan lebih dulu.

Wenger punya penjelasan sendiri untuk situasi ini. "Semua yang datang ke sini selalu mengawali pertandingan dengan baik dan itu menyulitkan kami," kata Wenger. "Tapi biasanya mereka gagal di saat-saat terakhir di mana kami justru menunjukkan karakter dan ketabahan kami."
SOCCERNET | ANDY M






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: