Raul-Nistelrooy Mantapkan Rekor
Rabu, 21 Februari 2007 | 19:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua penyerang utama Real Madrid, kapten Raul Gonzalez dan Ruud van Nistelrooy, kian memantapkan posisi mereka sebagai top scorer dan runner up top scorer Liga Champions sepanjang masa. Kemarin dini hari di kandang sendiri, mereka masing-masing mencetak dua dan satu gol saat menang 3-2 atas Bayern Muenchen pada pertemuan pertama babak 16 besar.
Itu menjadi gol Raul yang ke-55 dan 56 sepanjang keikutsertaannya di kompetisi tertinggi klub Eropa tersebut. Bagi van Nistelrooy, itu gol ke-48 terhitung sejak memperkuat PSV Eindhoven, Manchester United, dan kini Madrid.
Saingan terdekat mereka hanyalah Andriy Shevchenko (Chelsea) yang sampai tulisan ini dibuat baru mencetak 44 gol. Sedangkan peringkat ketiga diduduki Thierry Henry (Arsenal) dengan 42 gol.
Tiga gol yang dicetak pasukan Los Merengues ke gawang Muenchen tersebut menjadi jawaban manis bagi kritikan dari suporter mereka sendiri. Pasalnya, dari empat partai terakhir Liga Spanyol, Madrid hanya mengoleksi dua gol.
Meski begitu, tim asuhan Fabio Capello ini tak tak bisa berleha-leha saat bertandang ke kandang Muenchen, dua pekan lagi. Bila kalah 0-1 di kandang Muenchen, Madrid tersingkir. Pelatih Muenchen, Ottmar Hitzfeld, patut berterima kasih kepada dua pencetak golnya, Lucio dan Mark van Bommel, yang membuat mereka punya keunggulan gol away.
"Gol terakhir Muenchen (dari van Bommel) membuka banyak kemungkinan bagi pertemuan selanjutnya," kata Raul. "Tapi, melihat penampilan bagus malam ini, saya optimistis bakal mendapat hasil bagus di kandang mereka."
Sebaliknya, Hitzfeld, juga optimistis. "Saya pikir gol kedua telah membuat kami memiliki harapan," ujar pelatih Muenchen ini. "Kami harus banyak berbenah untuk dua pekan mendatang. Hari ini mereka cepat di lini tengah, sementara kami lebih banyak pasif."
Pada partai ini pelatih Madrid, Fabio Capello, memasang tiga pemain bertipe striker sekaligus: van Nistelrooy, Raul, dan Gonzalo Higuain. Madrid langsung menekan sejak menit awal. Hasilnya, mereka unggul 3-1 di babak pertama.
Penampilan David Beckham patut diacungi jempol. Mantan kapten nasional Inggris ini terlibat dalam keseluruhan gol Madrid. Gol pertama yang dicetak Raul (menit ke-10) adalah hasil kerjasama Beckham-van Nistelrooy. Gol kedua --juga oleh Raul (28) -- hasil tendangan sudut Beckham yang dipantulkan kepala Ivan Helguera. Sedangkan gol ketiga oleh van Nistelrooy (34) murni dari umpan tendangan bebas Beckham.
Sebaliknya, kedua gol Muenchen terjadi karena kelemahan barisan belakang Madrid mengantisipasi umpan silang dan tendangan jarak jauh. Gol pertama Muenchen oleh Lucio (24) dilakukan dengan sundulan memanfaatkan umpan silang dari tendangan bebas Willy Sagnol. Sedangkan gol kedua dari tendangan jarak jauh van Bommel.
Van Bommel, gelandang asal Belanda, melakukan tindakan tak terpuji seusai mencetak gol. Pemain yang musim lalu memperkuat Barcelona ini mengacungkan kepalan tangannya ke depan suporter Madrid. Ini sama dengan aksi penyerang Muenchen yang sebelumnya membela Deportivo La Coruna, Giovanni Elber, saat mencetak gol di kandang Madrid pada semifinal 2000/20001.
Van Bommel mengaku menyesal. "Saya minta maaf kepada suporter Madrid, saya tak punya masalah dengan mereka. Saya hanya punya masalah dengan beberapa pemain mereka," katanya. Salah satunya adalah dengan Beckham, keduanya sempat bersitegang karena bola tendangan van Bommel mengenai kepala Beckham yang telah jatuh.
AFP | FIFA | ANDY M
SUSUNAN PEMAIN
Madrid (4-4-2): Casillas; Torres, Cannavaro, Helguera, Carlos (Raul Bravo 59); Beckham, Gago, Guti, Raul; Higuain (Robinho 53), Van Nistelrooy.
Muenchen (4-4-2): Kahn; Sagnol, Lucio, Van Buyten, Lahm; van Bommel, Demechelis, Hargreaves, Schweinsteiger (Scholl 79); Podolski (Pizarro 61), Makaay




Komentar Anda :