Utang Harus Dibayar
Jum'at, 02 Maret 2007 | 21:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ada yang mengganjal di benak Dirk Kuyt sejak timnya, Liverpool, kalah 0-2 di kandang Manchester United, Oktober lalu. "Saya kira kami berutang penampilan pada partai di Old Trafford," kata penyerang Liverpool itu. Itulah yang ingin dia tuntaskan Sabtu malam di kandang sendiri, Stadion Anfield.
Kuyt, 26 tahun, siap menjebol gawang MU yang dikawal sahabatnya di tim nasional Belanda, Edwin van der Sar, 36 tahun. Sebelum sampai ke sana, Kuyt harus berhadapan dengan stopper Rio Ferdinand--pencetak satu gol saat MU mengalahkan Liverpool pada pertemuan pertama.
Dendam Kuyt dan impian untuk menjebol gawang sahabatnya hanyalah pernik kecil dalam keseluruhan atmosfer perjumpaan Liverpool-MU kali ini. Sejarah karier Kuyt di Liverpool baru dimulai musim ini. Sedangkan sejarah "peperangan" Liverpool-MU sudah lebih dari 100 tahun.
Pertandingan Liverpool versus MU kerap dijuluki derby Inggris. Kedua tim adalah penguasa sejarah Liga Inggris, klub-klub pemegang gelar juara liga terbanyak. Bila dihitung sejak awal bergulirnya Liga Inggris, 1889, Liverpool mengoleksi 18 kali gelar juara dan MU 15 kali. Jika dimulai pasca-Perang Dunia II, Liverpool 14 kali dan MU 13 kali.
afp





