Setan Merah dalam Bahaya
Rabu, 25 April 2007 | 20:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harapan pelatih Manchester United, Alex Ferguson, mengulang sukses 1998/1999--meraih treble (tiga gelar juara dalam satu musim)--mendapat halangan superberat. Bila tampil kurang cemerlang di kandang AC Milan sepekan lagi, MU bakal gagal mendapatkan salah satu peluang gelarnya: juara Liga Champions.
Ini terjadi setelah klub berjulukan The Red Devils (Setan Merah) itu hanya menang tipis 3-2 di kandang sendiri, Stadion Old Trafford, pada pertemuan pertama semifinal Liga Champions kemarin dini hari. Pada pertemuan kedua, Milan hanya butuh menang 1-0 untuk mengenyahkan MU.
Pelatih berusia 65 tahun itu mengerti benar jalan terjal yang harus dilalui timnya dan dia memilih memandang dari sisi positif. "Memang tidak akan mudah di (kandang) Milan, tapi masih punya kesempatan." kata Ferguson. "Tapi mereka (Milan) juga tahu bahwa pertandingan tak akan mudah bagi mereka."
MU sebenarnya membuka permainan dengan meyakinkan. Klub itu unggul cepat lebih dulu pada menit kelima. Tandukan Ronaldo, memanfaatkan sepak pojok Giggs, gagal diantisipasi kiper Milan, Dida. Beberapa menit kemudian, sebuah tendangan voli Michael Carrick membuat Dida jatuh bangun, tapi tak tercipta gol.
Pada pertengahan babak pertama, barisan belakang MU menunjukkan kerapuhan. Kaka, second striker Milan yang berulang tahun ke-25 pada Minggu lalu, memanfaatkannya dengan baik sehingga tercipta dua gol dari kakinya (pada menit ke-22 dan 37).
Kaka mencetak gol pertama dengan memanfaatkan celah yang tercipta di antara Carrick, Fletcher, dan Heinze. Pemain asal Brasil itu menendang bola mendatar dari sudut sempit. Gol kedua tercipta dengan aneh. Bek kiri MU, Patrice Evra, menabrak rekannya sendiri, Heinze, dan membiarkan Kaka lolos dengan bola di kakinya. Ini gol kesembilan Kaka di Liga Champions musim ini dan memantapkan posisinya sebagai top scorer.
Pada babak kedua, MU bangkit dan mengurung habis-habisan pertahanan Rossonero--julukan Milan. Keuntungan bagi MU, kapten sekaligus stopper gaek Milan, Paolo Maldini, diganti Daniele Bonera karena cedera. Gelandang pekerja, Gennaro Gattuso, juga ditarik keluar karena cedera. Ini memudahkan MU membongkar pertahanan Milan.
Rooney akhirnya menjadi penyelamat MU berkat dua golnya (pada menit ke-59 dan injury time). Yang pertama berkat umpan jungkit Paul Scholes, yang kedua dicetak dengan indah lewat sudut sempit, memanfaatkan umpan terobosan Giggs.
"Kalah memang menyakitkan," ujar Kaka. "Tapi kami berharap dukungan suporter di kandang sendiri bisa mengantar kami ke final. Hari ini kami melakukan beberapa kesalahan, tapi akan segera kami perbaiki."
AFP | ANDY M





