Ambrosini, Liverpool dan Takdir

Minggu, 06 Mei 2007 | 15:33 WIB

TEMPO Interaktif, Milan: Selalu ada kesempatan kedua. Massimo Ambrosini mengatakan takdir akhirnya memberikan kesempatan kedua bagi AC Milan untuk membalas kekalahan dari Liverpool.

Milan memastikan satu tiket final Liga Champions di Athena, Yunani, 23 Mei mendatang. Rosoneri bangkit dari kekalahan 2-3 di leg pertama untuk menyingkirkan Manchester United dengan aggregat 5-3.

Lawan yang mereka hadapi adalah Liverpool, tim yang mengalahkan mereka di final 2005 di Istanbul, Turki. Ambrosini merupakan salah satu pemain Milan yang tampil di pertandingan tersebut. Sempat memimpin 3-0, Milan harus menyerah dalam adu penalti.

"Saat saya tahun lawan kami di final adalah Liverpool, saya pikir hidup itu aneh dan anda selalu dapat kesempatan kedua. Kini kami punya peluang membalas kekalahan," kata sang gelandang.

Ambrosini mengatakan Milan akan menjadi wakil Italia di final meski banyak yang menyebut para pemain asing seperti Kaka (Brasil) dan Clarence Seedorf (Belanda) yang menjadi kunci Milan.

"Dari 14 pemain yang turun di semifinal, delapan adalah pemain Italia. Kami bangga untuk pendukung kami, bukan untuk pengkritik," katanya.

Mengenai masa depannya, Ambrosini mengakui belum tahu apakah akan tetap di Milan atau tidak. Ia menjadi salah satu pemain yang belum memperpanjang kontraknya di San Siro yang berakhir Juni 2008.

"Fokus saya sekarang adalah final (Liga Champions) 23 Mei. Saya tersanjung dengan tawaran Fiorentina. Mereka punya skuad hebat dengan pelatih bagus Cesare Prandelli," katanya.

FI | RAJU FEBRIAN






Komentar Anda

Kirim