close

Panitia PON Khawatirkan Pasokan Listrik

Rabu, 05 Maret 2008 | 21:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON), Syaiful Teteng, mengkhawatirkan masalah pemadaman bergilir akibat keterbatasan pasokan listrik menjelang pelaksanaan PON XVII di Kalimantan Timur, 6-17 Juli mendatang.

PB PON sebenarnya telah menyediakan genset berdaya 4,5 sampai 5 MegaWatt di stadion. "Namun, pertandingan tidak dilaksanakan di stadion saja. Kalau listrik di seluruh kota mati, itu berarti kemunduran," ujar Syaiful di sela-sela rapat anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia di Jakarta, Rabu (5/3).

Direktur Utama PLN Eddie Widiono, menurut Syaiful, pernah menjanjikan untuk memberi bantuan floating genset berdaya 30 MegaWatt. Selain itu, Eddie juga pernah menjanjikan 19 mobile genset.

"Sampai sekarang belum dipenuhi. Saya hanya minta tolong komitmen itu dipenuhi," kata Syaiful.
Ia yakin pembangunan arena pertandingan untuk PON akan selesai seluruhnya pada Mei mendatang.
"Sekarang dalam tahap finishing." Shinta Eka P.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan