close

Indonesian Gilas Kamboja

Jum'at, 22 Agustus 2008 | 06:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Timnas Senior Indonesia bermain gemilang dalam pertandingan Pertamina Independence Cup 2008 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah menghajar Kamboja 7-0 tadi malam.

Pada babak pertama, Indonesia berhasil mencetak 5 gol ke gawang Kamboja. Gol pertama terjadi di menit ke 7 lewat tendangan Charis Yulianto disusul 4 gol berturut-turut yang dihadiahkan Budi Sudarsono ke gawang Kamboja.

Sebenarnya Indonesia bisa menambah satu poin lagi seandainya gol penalti yang dilakukan Bambang Pamungkas tidak dianulir wasit. Anulir tersebut dilakukan karena seorang pemain timnas Indonesia, Arif Suyono memasuki daerah penalti sebelum eksekusi dilakukan.

Babak kedua Indonesia bermain lebih santai. Kamboja semakin gencar menyerang ke arah gawang Markus Horison, namun selalu mengalami kegagalan berkat kelihaian penjaga gawang persija tersebut. Di menit ke 51, Muhammad Ilham berhasil merobel gawang Kamboja, disusul gol ke tujuh dari Bambang PAmungkas dua menit sebelum pertandigan berakhir.

Pelatih Timnas senior, Banny Dollo mengatakan penampilan para pemian cukup baik dan pemain terlihat lebih tenang dan terarah.Namun, Benny mengatakan pada babak kedua tim bermain kurang agresif.
"Mungkin mereka kehabisan tenaga atau merasa cepat puas dengan hasil di babk pertama," ujarnya.

Meskipun berhasil mengalahkan Kamboja, Benny masih menemukan kelemahan di lini pertahanan tim. Beberapa kali tim Kamboja bisa mencipakan peluang yang kurang diantisipasi lini belakng timnas.

Untuk pertandingan berikutnya melawan Myanmar, Benny tetap menekankan agar pemian tidak berpuas diri. Apalagi, Myanamar memiliki rekor yang cukup baik dalam bertanding.
"Mereka bisa menjadi lawan yang berat," katanya.

Pelatih KAmboja, Prak Sovannara mengatakan para pemain Kamboja bermain dengan tekanan dan kurang lepas dalam menyerang. Setelah melihat pertandingan hari ini, ia akan melakukan perubahan strategi dan formasi untuk pertandingan berikutnya.
"Saya akan mengganti kiper," ujarnya.
Meskipun kalah 7-0, Prak mengatakan cukup bangga dengan permainan hari ini. Menurutnya, pemain Kamboja bermain gigih dan sudah memberikan permainan terbaik mereka(Fanny Febyanti)

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [6] :

  • Hidup timnas

    hidup timnas hidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnashidup timnas

  • Doods

    y iyalah..benny dollo gitu

  • Sangat malu

    sy mahasisis dr kamboja belajar di ugm.malu juga sih kamboja kalah indonesia.Timnas indonesia kok kenapa gak ajak thailand or vietnam,malaysia
    apakah takut kalah ?

  • Bagus timnas!

    sejak dipegang bendol inilah penampilan terbaik timnas, meski lawan realtif lemah kita sudah melihat tim ini sangat kreatif lewat budi sudarsono, muh ilham, bepe, dan firman utina. kekhawtiran sy bhw timnas tidak py play maker tertutupi dgn permainan rancak ke -4 org diatas. rudi widodo belum pntas masik timnas senior. untuk melapis duet bambang-budi tetep harus memanggil kurniawan-aliyudin..yg lain sudah cukup oke..maju terus timnas!

  • Lawan enteng

    Ini mah kayak denger berita Perancis vs Andora : 7 vs 0. Atau Inggris vs San Marino : 9 vs 0. Bener! Cari lawan yang seimbang dong. Thailand, Korea, dll.

1 2
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan