Kloning Komersial Pertama
Rabu, 13 Agustus 2008 | 14:36 WIB
Koran Tempo, Jakarta:
SEOUL -- Nyonya Bernann McKinney gembira bukan main. Tak henti-hentinya ia tertawa sembari mengangkat bayi seekor anjing pit bull terrier hitam. "Booger adalah mitra dan sekaligus sohib saya," kata bekas ratu kecantikan Hollywood yang kini menetap di California, Amerika Serikat, itu. "Saya serasa di surga. Saya bahagia," tuturnya lagi.
McKinney pantas berbahagia karena ia berhasil mendapatkan lima duplikat identik dari anjing kesayangannya, Booger, yang telah mati. Ceritanya, sebelum Booger mati McKinney meminta RNL Bio, perusahaan swasta yang mengatur kloning, untuk membuat duplikat Booger. McKinney merogoh kocek hingga US$ 50 ribu (Rp 454,9 juta) untuk proyek itu.
RNL Bio lalu merekrut ilmuwan dari Universitas Nasional Seoul untuk menciptakan beberapa embrio dari sel kulit telinga Booger. Para ilmuwan itu dipimpin Profesor Lee Byeong-chun, bekas anggota tim ilmuwan penghasil anjing pertama hasil kloning di dunia--Snuppy--pada 2005.
Meski bukan yang pertama, para ilmuwan itu mengaku kesulitan. Maklumlah, ini kloning komersial pertama. Kendati begitu, RNL Bio mengaku tidak kapok. "Kami akan mengklon hingga 300 anjing tahun depan," kata Direktur Eksekutif RNL Bio Jeong-chan. Bukan cuma itu. Mereka pun berencana mengklon unta bagi para orang kaya di Timur Tengah.
Berminat? AFP | BBC | DRE
Topik :
- Kloning Manusia
Jika kloning domba dan anjing berhasil, maka tidak heran sebentar lagi akan ada kloning manusia yang diambil dari sperma organ tubuh ibunya sendiri, maka jadilah manusia dolly. Hal ini menjadi bukti, bahwa benar tidak ada Anak Tuhan itu!
Pengirim : Elfizon Anwar di Jakarta






Komentar Anda :