Video Mesum Pelajar Gegerkan Lumajang

Kamis, 12 November 2009 | 17:44 WIB

TEMPO Interaktif, Lumajang - Sebuah rekaman video amatir yang melibatkan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan menggegerkan masyarakat Lumajang. Video yang direkam dengan telepon seluler itu sudah beredar sepekan terakhir ini.

Dalam video ini terlihat aksi dua pelajar yang diduga siswa SMA di Kecamatan Pasirian melakukan adegan oral sex di pojok kelas pada jam istirahat sekolah.

Video ini beredar luas di kalangan masyarakat di Kecamatan Pasirian dalam ukuran file 4,5 megabite dengan durasi empat menit 28 detik. Adegan oral tersebut dilakukan sesekali sambil mengobrol di ruang kelas.

Saat dua orang itu melakukan adegan sepertinya ada teman lainnya yang curi-curi merekamnya. Dari tayangan itu, digambarkan seorang siswa kelas 2 SLTA, yang sesuai informasi berisial J, masih mengenakan seragam putih biru berduaan bersama seorang siswi berjilbab berinisial Y di ruangan kelas.

Y yang mengenakan seragam coklat, terlihat tengah duduk berhadapan di kursi bagian belakang sebuah ruangan kelas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, video mesum ini sebenarnya diambil setahun lalu. Namun, baru beredar luas melalui format handphone dalam sepekan terakhir ini.

Berdasarkan informasi yang ada, dua pelajar itu telah diberhentikan dari sekolah. ”Wah, dua orang itu sudah diberhentikan dari sekolah,” kata seorang pelajar SLTA yang enggan menyebutkan namanya ini, Kamis (12/11).

Saat ini, Polsek Pasirian belum berniat melakukan penyelidikan terkait beredarnya video mesum ini.

Kepala Polsek Pasirian, Ajun Komisaris Jauhar Maarif menyebutkan, pihaknya memang baru mendengar terkait informasi beredarnya video mesum pelajar ini. Polisi, kata dia, saat ini berupaya mencari barang-bukti rekaman sebelum melangkah ke proses pengusutan lebih jauh.

DAVID PRIYASIDHARTA

  • Share on Facebook
  • Send
  • Print
Topik :

Komentar (12)

    EDAAAAAAAAAAAANNNNNNN!!!!!!!!!!!!!!!! MEMALUKAN BANGSA.................!!!!!!!!!!

    di zaman yang serba canggih seperti ini seakan-akan manusia tidak bisa mensyukurinya, padahal kalau kita sadar dengan adanya IPTEK maka kita bisa memajukan Islam dan negara kita, tapi kenyataan berbicara lain IPTEK dibuat sebagai alat untuk berbuat kemaksiatan. tobatlah kawan-kawan sebelum ajal menjemput kita

    kok ga kapok2 ae arek2 iku enak'e di ukum berat jek kapok ......
    pelajar opo iku ....

    sedikit yang bisa kita ambil dari pelajaran diatas... apa kita pernah menyadari akan tayangan-tayangan yang disajikan...sudah banyak sekali kasus seperti ini, tapi respon dari pihak yang berwenang tak begitu ditanggapi, dianggap bagai angin lalu... bagaimana bangsa ini mau dipandang bermoral jika untuk masalah seperti ini pun tak bisa diselesaikan....

    apa dan siapa yang patut disalahkan dalam apa yang terjadi di dunia pendidikan baik moral/moril yang berlaku di era remaja sekarang ini yang cenderung tak terbendung oleh amara birahi yang begitu babas di pertontonkan !!!

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan