Wall Street Terjungkal di Bawah 10.000  

Senin, 06 Oktober 2008 | 23:13 WIB

TEMPO Interaktif, New York: Bursa saham Wall Street terjungkal lagi Senin (6/10) malam, bergabung dengan aksi jual di seluruh dunia di tengah ketakutan yang berkembang akan krisis keuangan yang melanda perekonomian global kendati pun sudah ada dana talangan dari Amerika Serikat dan negara-negara kuat lainnya.

Indeks Dow Jones terpangkas hampir 500 poin dan jatuh di posisi 10.000 untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, sementara pasar kredit masih didera krisis.

Pasar yang keburu mabuk kepayang mulai sadar lantaran rencana penyelamatan senilai US$ 700 miliar dari pemerintahan George Bush tidak akan dengan cepat mendorong pertumbuhan pasar kredit, dan masih banyak bank yang kesulitan mendapatkan dana tunia. Hal itulah yang menyebabkan para investor kabur dari pasar saham dan memindahkan fulusnya ke dalam mata uang negara-negara yang dianggap aman.

Sepanjang pekan ini, negara-negara Eropa buru-buru menopang bank-bank mereka dari keterpurukan. Pemerintah dan kalangan industri Jerman menyetujui dana talangan sebesar US$ 68 miliar untuk perusahaan properti raksasa Hypo Real Estate Holding AG, sementara BNP Paribas, bank tangguh di Prancis, setuju membeli 75 persen saham di Bank Fortis milik Belgia setelah sebuah rencana penyelamatan pemerintah mengalami kegagalan.

Pemerintah Jerman, Irlandia, dam Yunani juga mengatakan akan menjamin semua simpanan di bank.

Bank Sentral AS, Federal Reserve, juga mengambil langkah segar untuk membantu dalam merangsang pasar kredit. Bank sentral itu mengatakan Senin, langkah tersebut dimulai dengan pembayaran bunga pada dana cadangan bank-bank komersial dan akan memperluas program pinjamannya untuk menekan bank.

Para investor memandang hal ini sebagai masa suram, dan melihatnya sebagai krisis yang tiada akhir.

"Ini merupakan momen penting secara psikologis bahwa kita telah berada di level kurang dari 10.000," kata Ryan Detrick, ahli strategi teknis senior di Schaeffer's Investment Research. "Namun, masalah ini sudah mendunia. Faktanya orang mulai takut dan satu-satunya hal yang harus mereka lakukan adalah menjual."

Pada perdagangan sesi menjelang sing hari, indeks Dow Jones jatuh rata-rata 443,08 poin atau 4,29 persen, ke posisi 9.882,30, turun di bawah level 10.000 untuk pertama kalinya sejak 29 Oktober 2004.

AP | Bobby Chandra
 

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
  • Alhamdulillah

    Syukurlah
    Pengirim : maya di jakarta
1
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :