Presiden Yudhoyono Dukung Langkah Bursa Efek
Rabu, 08 Oktober 2008 | 16:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham di lantai bursa. Presiden yakin kemelut yang terjadi saat ini segera bisa diatasi.
"Yang jelas Presiden memantau terus dan percaya bahwa teman-teman yang mengelola bursa paham apa yang dilakukannya," ujar Andi di Kantor Presiden, Rabu (8/10).
Penghentian atau suspensi ini, ujar Andi tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi dilakukan negara lain untuk mencegah kejadian yang lebih buruk."Bursa kita juga mengikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh bursa-bursa lain di dunia," kata Andi.
Presiden bersama jajaran menterinya, menurut dia, terus memantau perkembangan ini. Presiden juga terus berkomunikasi dengan Bank Indonesia dan pelaku usaha untuk bersama-sama merapatkan barisan mengatasi imbas krisis Amerika Serikat.
"Sehingga kita sama-sama sebagai bangsa Indonesia menyelamatkan situasi dan ekonomi Indonesia. Kita optimistis bahwa ini sangat berbadan dengan yang terjadi pada 1998," tegas Andi.
Presiden, ujar Andi, sudah mendapatkan laporan soal keputusan penutupan aktivitas perdagangan saham di BEI. Presiden terus melakukan pemantauan dan melihat respons negara lain terutama dalam melakukan langkah kebijakan finansial mengatasi hal ini.
"Pemerintah dan Bank Indonesia mengamati situasi ekonomi dunia dan juga melihat respons dari otoritas keuangan di berbagai negara, serta bagaimana mengatasinya baik itu dari sisi finansial dan sektor riilnya dalam konteks bursa saham mereka," kata Andi.
Anton Aprianto






Komentar Anda :