Bank Indonesia Tegaskan Akan Jaga Rupiah

Minggu, 12 Oktober 2008 | 22:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia menegaskan akan terus di pasar untuk menjaga agar jangan sampai pelemahan nilai tukar rupiah terus berlanjut dan mempengaruhi perekonomian terlalu dalam.

"Itu adalah suatu kewajiban dan keharusan, apa yang akan kami lakukan, besok kami akan ada pengumuman," kata Deputi Senior Gubernur BI Miranda Swaray Gultom usai rapat kerja di Departemen Keuangan, Minggu (12/10).

Bank Indonesia, kata Miranda, inginkan pasar tenang. Oleh karena itu, bank sentral akan terus menjaga agar rupiah kalaupun melemah, melemahnya tetap mencerminkan bahwa itu adalah pengaruh global.

"Karena kalau ada kebutuhan likuiditas global mereka yang memiliki dana di sini akan pergi keluar, suatu outflow yang kami perhatikan bahwa itu betul-betul sesuai dengan kebutuhan," katanya. Miranda menilai pergerakan kurs, tentu saja akan mempengaruhi psikologi orang.

Untuk menenangkan pasar dan menjaga rupiah, besok rencananya Bank Indonesia akan mengeluarkan peraturan baru. Hanya saja, Miranda masih pelit untuk menyebutkan detail aturan itu. "Arahnya ke peraturan perbankan, juga untuk peraturan di pasar uang," katanya.

Dengan situasi krisis keuangan global yang terus meruyak, rupiah terus tertekan dan nilainya terus menurun sampai sempat menembus angka Rp 10.000 per dollar AS.

Gunanto E S

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :