Danareksa Pertanyakan Kebijakan Uang Ketat BI
Kamis, 16 Oktober 2008 | 08:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Danareksa Research Institute, Purbaya Yudi Purbaya Sadewa, mempertanyakan kebijakan uang ketat Bank Indonesia. Hal itu diungkapkannya di Jakarta kemarin.
Yudi khawatir kebijakan menaikkan suku bunga acuan atau BI rate sia-sia untuk menekan laju inflasi. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh lembaganya, menunjukkan terjadinya penurunan SBI. "Ini berarti ada uang yang masuk ke sistem," ujarnya.
Menurut Yudi, kondisi itu sudah terjadi dalam sembilan bulan, mulai dari Desember 2007 hingga Agustus 2008. Di sisi lain, dana pemerintah di rekening BI terus menunjukkan kenaikan drastis. Pada Agustus 2008 saja, dana pemerintah sudah mencapai angka Rp 200 triliun.
Menurut Yudi, menaikkkan BI rate membahayakan sistem perbankan dalam negeri. "Sebelum suku bunga dinaikkan, deposito tinggi artinya bank benar-benar membutuhkan uang," ujarnya.
Menurut Yudi, BI telah menyadari kesalahannya dengan memasukkan uang ke sistem dan berjanji tidak akan menaikkan suku bunga.
Yugha Erlangga
Topik :






Komentar Anda :