close

Sukuk Ritel Lebih Menarik daripada Depostiro

Rabu, 07 Januari 2009 | 17:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto menilai membeli sukuk ritel lebih menarik daripada menyimpan uang di deposito bank. "Imbal hasil (yield) sukuk ritel  lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito di bank-bank pemerintah," kata Rahmat dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (07/01).

Imbal hasil yang ditawarkan. menurut dia,  masih setara dengan yield obligasi negara dengan tenor yang sama. Kepastian yield sukuk ritel akan diumumkan satu hari menjelasng masa penawaan.  Terlebih lagi sukuk ritel dijamin sepenuhnya oleh negara. "Tidak ada risiko gagal bayar," katanya. 

Dasarnya, UU 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Sukuk Negara  yang menyatakan setiap kewajiban yang timbul akibat penerbitan Surat Berharga Sukuk Negara harus dipenuhi pemerintah. Juga undang-undang  terkait dengan APBN yang menyebutkan sudah dialokasikan dana untuk pembayaran kembali akibat kewajiban pembayaran sukuk negara.

Menurut dia, penerbitan sukuk diprediksi akan mengurangi deposan bank. Pasalnya, membeli sukuk ritel lebih aman daripada menyimpan di bank. "Dari sisi resiko lebih aman dan return lebih tinggi dari bunga deposito," katanya.  Selain itu, pembelian sukuk ritel juga tidak dibatasi. "Mau Rp 50 miliar kalau mampu silahkan dan aman, kalau deposito kan yang dijamin hanya Rp 2 miliar," katanya.

GUNANTO E S
 

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan