Diusulkan Dicopot Gara-gara Super Toy, Heru Lelono Marah
Jum'at, 05 September 2008 | 16:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Heru Lelono, Staf Khusus Kepresidenan Bidang Otonomi Daerah marah besar kepada Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Ahmad Mubarok.
Ahmad meminta kepada Presiden Susuilo Bambang Yudhoyono mencopot Heru dari jabatan staf khusus lantaran kasus proyek padi Super Toy yang gagal dipanen petani Desa Grabag, Purworejo, Jawa Tengah. "Saya marah dan geram dengan pernyataan itu,” ujar Heru di kantor Gerakan Indonesia Bersatu, Jumat (5/9).
Menurut Heru, dirinya mengetahui pernyataan Ahmad Mubarok dari surat elektronik (email) yang dikirimkan Setiawan Djoddy. Dalam surat itu tertulis, Ahmad Mubarak mengusulkan kepada Yudhoyono segera mencopot dirinya sebab dianggap telah dua kali mencemarkan nama Yudhoyono. “Yang pertama karena kasus blue energy dan yang kedua karena Super Toy ini,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah petani di Desa Grabag, Kabupaten Purworejo, berang karena gagal panen padi bibit Super Toy hasil pengembangan PT Sarana Harapan Indopangan yang dimodali Heru Lelono. Pada penen pertama April lalu, Yudhoyono menyempatkan hadir dan mengatakan Super Toy sebagai bibit unggulan.
Heru mengaku kaget. Pasalnya, permintaan pencopotan itu keluar dari Partai Demokrat yang menyokong Yudhoyono. “Saya kecewa dan bertanya-tanya, ada apa ini? Kalau yang meminta itu PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) tidak mengherankan,” katanya.
Heru mengatakan belum ada komunikasi dengan Yudhoyono terkait pernyataan Mubarok. Yudhoyono hanya mengatakan kepada dirinya untuk segera membereskan masalah di Purworejo. "Presiden hanya berpesan, tidak boleh ada petani yang dirugikan," ujarnya.
Ia membantah bila telah memanfaatkan Yudhoyono untuk proyek padi Super Toy. “Saya mendampingi SBY secara pribadi,” katanya. “Saya memegang komitmen untuk mendukung SBY.”
Anton Septian
Topik :
- Mawas diri dong pak Heru!!!
Kalau pak Heru sebagai orang bermoral tinggi dan sadar akan tanggung jawab, memang lebih baik MUNDUR...., lebuh mulia daripada marah, emosi menandakan kesadaran dan mawasdiri sangat rendah!
Lihat saja PM Jepang, karena merasa gagal membawa perubahan yang lebih baik bagi negaranya, memilih mengundurkan diri, namun beliau tidak merasa rendah diri! Sadar dong pak!
Pengirim : andi tenrie di nederland - Heru Lelono
Coba aja Heru Lelono di lepas di desa Grabag -Purworejo, tanpa dikawal. Kalo ngak benjut/di pukuli orang desa, berarti dia ngak salah.
Pengirim : yuda di surabaya






Komentar Anda :