KPU Tak Risau Aksi Massa Gus Dur
Senin, 08 September 2008 | 09:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum belum meminta tambahan pengamanan dari Kepolisian terkait rencana pendudukan kantor KPU oleh massa Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Anggota KPU, Endang Sulastri, mengatakan lembaganya yakin Kepolisian akan mengambil langkah tepat untuk mengantisipasi rencana pendudukan tersebut. “Kami percaya Kepolisian tahu harus berbuat apa,” kata Endang saat dihubungi Tempo, Senin (8/9).
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, menginstruksikan pendukungnya untuk menduduki kantor Komisi Pemilihan Umum dari pusat hingga daerah. Pendudukan ini sebagai bentuk protes terhadap keputusan Komisi yang hanya memproses daftar calon anggota legislatif dari kubu Muhaimin Iskandar.
Menurut Endang, polisi pasti mengetahui rencana aksi massa tersebut. Sebab, aturan mainnya setiap aksi unjuk rasa harus memberi pemberitahuan ke Kepolisian. “Prosedurnya sudah seperti itu. Jadi tak mungkin Kepolisian tak tahu,” katanya.
Endang tak yakin Gus Dur memberi instruksi seperti itu. Menurut Endang, Gus Dur tak mungkin meminta pihak lain melakukan tindakan kekerasan. “Gus Dur termasuk orang yang menghargai demokrasi dan tidak membenarkan kekerasan,” katanya. Meski demikian, Endang meminta Komisi tingkat daerah tetap berkoordinasi dengan Kepolisian.
Pramono
Topik :






Komentar Anda :