close

Blog Abdul Hadi Dihujani Caci-maki

Selasa, 03 Maret 2009 | 14:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kasus suap terhadap anggota Komisi Perhubungan DPR RI Abdul Hadi Jamal, berimbas pada blog pribadinya. Beberapa pengunjung blog mencaci maki penerima uang senilai US$ 80 ribu ( Rp 968 juta) dan Rp 54 juta dari rekanan Departemen Perhubungan itu.

abdul hadiCaci-maki itu mengisi buku tamu di blognya yang berada di pojok kanan bawah, atau tepatnya di bawah sosialisai pencoblosan dirinya, dengan poster dan contoh kartu suara yang dicentang pada nomor urut satu untuk pemilihan anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Selatan I.

Seorang tamu dengan nama KH Djamaluddin Amin menulis: "Anak tak tau diri. Haram kau. Bikin malu keluarga" dengan huruf kapital.

Tamu lainnya, Hadi, menulis: "Segera turunkan posternya di jalanan di seluruh Makassar, memalukan sekali..........

Abdul Hadi Djamal saat ini menjadi anggota Komisi V DPR RI dan saat ini kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) di daerah pemilihan I Sulawesi Selatan, meliputi Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.

Abdul Hadi Senin malam (2/3) sekitar pukul 22.15 ditangkap tim KPK di kawasan Karet, Jalan Jenderal Sudirman. Di dalam mobilnya petugas KPK menemukan duit senilai US$ 80 ribu ( Rp 968 juta) dan Rp 54 juta. "Mobil itu sedang dikendarai oleh yang bersangkutan (Abdul Hadi Jamal)," kata M. Yasin, Wakil Ketua KPK.

Uang tersebut diserahkan oleh Komisaris PT Kurnia Jaya Wira Bakti Hontjo Kurniawan dan diduga sebagai urang aspirasi untuk meloloskan proyek pembangunan dermaga dan bandara di kawasan Indonesia timur.

ERWIN Z

Info Grafis

  • Siasat 'Tim Gegana'

    Daftar dosa Al-Amin Nur Nasution semakin panjang.Al-Amin ditengarai mengantongi sejumlah uang dalam perannya sebagai anggota 'Tim Gegana' .

  • Siapa Pencair Cek Suap

    Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan pada 9 September 2008 melaporkan adanya aliran 480 lembar cek pelawat kepada41 anggota Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004.

  • Kisah Kloter Pertama

    Tempointeraktif, Jakarta: Agus Condro Prayitno membeberkan kronologi pembagian amplop berisi cek perjalanan senilai Rp 500 juta, yang diduga ada kaitannya dengan dukungan Fraksi PDI Perjuangan terhadap Miranda S. Goeltom dalam pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [20] :

  • Teluh jamal

    mal mal mau jadi ahli neraka aja make kebanyakan mikir ampe jidat luh tuh lebar kaya bandara....isi kepala luh pasti akal bulus semua yah? najis gw liat luh pa lagi lia jidat luh silau man...

  • Anak koruptor

    gw beruntung banget bukan anknya sijamal jidat lebar, coz klo gw anaknya pasti gw dah di empanin dari duit haram....

  • Lia edan suka jamal

    gw pengen marut pake parutan kelapa nenek gw jidatnya si jamal yang lebar kaya bandara pasti isi kepalanya kebanyakan dedek sampah

  • Jidatnya lebar

    si jamal jidtnya lebar, kebanyakan mikir gimana caranya dapet duit haram... go to hell.. hellboy

  • Keren

    kl di lihat dr tampang mu sih , kayak nya tampang ga bisa dipercaya om...km adalah maling dalam karung.

1 2 3 4
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan