close

Anak Pangdam Aceh Ikut Tewas dalam Tragedi Fokker 27  

Senin, 06 April 2009 | 17:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Salah seorang perwira korban kecelakaan pesawat Fokker 27 TNI AU yang jatuh dan meledak di Lapangan Udara Hussein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, siang ini Senin (6/4) yaitu co-pilot Letnan Satu Yudho Pramono merupakan anak dari Panglima Kodam Iskandar Muda Aceh, Mayor Jendral Soenarko.

Letnan Satu Yudo Pramono merupakan anggota Skuadron II tempur TNI AU yang bertugas di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Menurut Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Aceh, Mayor CAJ Dudi Dzulfadli, Senin (6/4), "memang benar dia adalah putra dari Pangdam Mayjend Soenarko. Dia adalah putra pertama dari 3 anak beliau."

Seperti diketahui pesawat yang jatuh Fokker 27 TNI AU dengan nomor registrasi A2703 merupakan pesawat latih yang mempunyai base di Halim Perdanakusumah. Tadi pagi pesawat berangkat dari Lanud Halim membawa 17 siswa latih Paskhas TNI AU untuk latihan di Bandung.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Bambang Sulistyo dalam jumpa pers di Markas Besar TNI Angkatan Udara, Cilangkap, hari ini, Senin (6/4) sore," benar dia adalah Putra Pangdam Iskandar Muda Mayor Jendral Soenarko."

Dalam accountnya di situs jejaring sosial facebook, foto Letnan Satu Yudho Pramono didepan sebuah pesawat tempur, tampak sangat mencintai dan penuh dedikasi menekuni profesinya sebagai prajurit TNI AU.

WAHYUW

 

 

 

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [3] :

  • Turut berduka cita

    innahilahi wainnahilahi rojiun,kepada korban pesawat fokker TNI AU smg di terima amal ibadahnya di sisi allah swt,dan keluarganya smg di beri ketabahan dlm hidupnya.................Amin

  • Selamat jalan mas yudho

    Innalillahi waina ilaihi roziun, selamat jalan mas yudho, semua kebaikan mas akan kami ingat selalu.

  • Turut berduka cita

    Innalillahi waina ilaihi roziun, semoga Almarhum diterima Allah swt disisinya dan kepada keluarga yang ditinggalkan tabah dan tawakal menerima musibah ini.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan