Mahasiswa UGM: "Usir Mahasiswa Asal Malaysia!"
Selasa, 01 September 2009 | 12:08 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Belasan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fisipol UGM menggelar aksi unjuk rasa keliling kampus, Selasa (1/9). Selain menolak mahasiswa asal Malaysia, mereka meminta Rektorat mengusir mahasiswa Malaysia.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 dari kampus Fisipol UGM ini juga diwarnai dengan pembakaran replika bendera Malaysia.
Sempat beredar isu para pengunjuk rasa akan melakukan aksi sweeping terhadap mahasiswa UGM asal Malaysia. Namun hal itu dibantah oleh Yuri Ashari, koordinator aksi. “Kami tidak akan melakukan sweeping. Kami justru akan melakukan dialog dengan mahasiswa UGM asal Malaysia,” katanya.
Dialog dengan mahasiswa UGM asal Malaysia direncanakan berlangsung di kampus Fakultas Kedokteran. Di fakultas inilah sebagian besar mahasiswa asal Malaysia sedang menuntut ilmu. Namun, mereka gagal melakukan dialog karena pintu gerbang Fakultas Kedokteran buru-buru ditutup oleh satpam. Para demonstran akhirnya hanya menggela aksi dan berorasi di luar pintu gerbang, sebelum mengakhiri aksinya.
HERU CN
Komentar (14)
Bismillahirrahmanirrahim..Sebelumnya maaf dipohon jika ada yang terusik jiwanya.Kita sering mengklaim kita serumpun, sebahasa dan seagama..ramai yang setuju klaim ini tetapi adat dunia dalam persamaan tetap ada yang berbeza..serupa tapi tak sama. Adik beradik katakan kadang2 ada perkara yang menimbulkan rasa tidak puashati,namun semua kekusutan tetap dapat diatasi jika rasa persaudaraan itu yang disanjungi...cuma dikhuatiri dalam madu ada racun,dalam keluarga yang harmoni wujud 'duri' yang menusuk pelan2,dalam kita bersuka ada orang tidak suka lihat kita ketawa..ini yang perlu DIAWASI, DIKHUATIRI dan mari kita MUHASABAH DIRI, selamat berpuasa n minal 'aidil wal faiizin, salam ukhuwah.
Aksi Noordin M Top adalah aksi inteligen malaysia untuk memetik buah insstabilitas dari Indonesia. hal ini sudah jelas, cuman RI masih malu utk melangsungkan tuduhan sebelum ketangkap basah aksi Noordin M Top.
Pelarian Noordin di Jawa sangat mungkin di dukung oleh dana dan aktor intelektual. Siapa lagi kalau bukan agen2 malaysia yg menyamar menjadi Pebisnis, seniman, bahkan para Mahasiswa.
Mahasiswa asal malaysia yg di Indonesia itu 60% nya adalah agen2 militer malaysia.
Silahkan dibuktikan sendiri.
ISIPOL kan?
Apa ada mahasiswa HI yang ikut demo?
Kalau sampai ada, saya sedih melihat masa depan diplomasi dan hubungan luar negeri Indonesia.
Ingin berdialog tapi didahului dengan demo sampai bakar bendera?
Orang mana yang tidak takut?
Jika ingin berdialog, awali dengan baik-baik, tunjukkan itikad baik.
Apa yang dilakukan oleh mahasiswa HMI UGM itu juga sebagai bentuk solidaritas Islam terhadap segenap warga islam Indonesia yang jadi TKI yang disiksa dan digebukin sama aparat malaysia. Sesama muslim katanya suruh solidaritas, tapi ya tetap saja muslim TKi disiksa dan digebukin ama aparat malaysia. Hidup mahasiswa UGM, hidup Sospol. jangan hanya demo, gebukin aja sekalian setiap pendukung malaysia...
Sy agak sedih apabila melihat kumpulan yang berdemo itu dari Himpunan Mahasiswa Islam. Sy hanya ingin menasihat saudara saya sebagai seorang Islam. Saya bukan mau membela negara sy atau sesiapa.
Allah berfirman : "Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu).(al-Hujurat[49.13])
Dan hadis sahih dari Rasulullah SAW
“ Barangsiapa yang berjuang di bawah panji-panji emosi, menjadi marah karena sikap berat sebelah (’asabiyah), atau menyeru ke arah ‘asabiyah, atau mendukungnya dan kemudian meninggal, maka dia mati dalam keadaan jahiliyyah.” (Sahih Muslim)
Bukan kah ada diantara pelajar Malaysia itu ada saudara seagama kamu yang Islam. Kenapa kah kamu melebihi budaya dan adat2 kamu lebih dari saudara mu?

