Empat Kader Golkar Ramaikan Pemilihan Walikota Surabaya
Kamis, 19 November 2009 | 13:10 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya - Tak mau kalah dengan kader partai lain, empat kader Partai Golkar siap meramaikan bursa Pemilihan Walikota Surabaya pada Mei mendatang.
Wakil Ketua Partai Golkar Surabaya, Adies Kadir mengatakan kader yang berminat yaitu Ridwan Hisjam, Yusuf Husni, Edi Budi Prabowo dan dirinya sendiri. "Kami juga ingin mengusung calon sendiri meski harus koalisi dengan partai lain," katanya, Kamis (19/11).
Golkar Surabaya mendapat lima kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya. Syarat untuk bisa mengusung calon sendiri, parpol harus mendapat tujuh kursi dari lima puluh kursi atau lima belas persen perolehan suara sah.
Ia mengatakan saat ini partainya sedang melakukan pendekatan dengan Gerakan Indonesia Raya, Hati Nurani Rakyat, Demokrat dan PDI Perjuangan. "Platform perjuangan dan visi partai-partai tersebut hampir sama dengan Golkar," ujarnya.
Kalau berkoalisi dengan partai lain maka menurut Adies partai berlambang beringin ini akan mengajukan bakal calon Walikota Surabaya. Namun kalau bergabung dengan partai yang lebih besar menurut Adies Golkar hanya mengajukan bakal calon wakil Walikota. "Kami menyadari suara kurang dari 15 persen harusnya hanya jadi L-2," ujarnya.
Ia mengatakan kepastian calon yang akan maju dari Golongan Karya akan dilakukan oleh tim penjaringan. Dimana tim ini lanjutnya dibentuk setelah musyawarah daerah Surabaya yang digelar pada 19-20 Desember mendatang.
Tim penjaringan ini, kata dia, yang mendapat rekomendasi partai untuk melakukan survey internal siapa figur yang paling cocok untuk diusung Golkar.
Ia menambahkan pada pertengahan Januari Golkar Surabaya sudah mengantongi nama siapa kader yang diusung partai baik sebagai calon Walikota maupun calon Wakil Walikota.
Kader Golkar Yusuf Husni mengatakan saat ini telah membentuk tim sukses dan membentuk jaringan untuk melancarkan pencalonannya pada Pemilihan Walikota mendatang. "Formalnya nanti saja, yang penting ditingkat bawah harus dikuatkan," kata anggota DPRD Jawa Timur ini.
DINI MAWUNTYAS

