PPATK Minta Pansus Spesifik Sebut Nasabah Yang Dicurigai

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaski Keuangan, Yunus Husein, mengatakan pihaknya siap membantu pansus mengungkap aliran dana dalam masa kerja pansus yang tinggal dua pekan. Meski demikian, dia minta pansus spesifik dalam permintaan pengungkapan aliran dana itu.

Yunus mengatakan pihaknya kesulitan untuk mengusut aliran dana kasus Century. Sebabnya, kata dia, permintaan pansus tidak menyebutkan secara spesifik nama-nama nasabah yang dicurigai untuk ditelisik sementara jumlah nasabah Bank Century mencapai ribuan.

Menanggapi Yunus, anggota pansus dari PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari bertanya berapa kira-kira jumlah nasabah yang bisa diungkap PPATK dalam masa lebih kurang dua pekan. “Supaya kami bisa mempertimbangkan jumlah nasabah dengan kemampuan PPATK,” kata Eva, Selasa (9/2), dalam rapat.

Yunus tidak tegas menjawab. Dia pun mengulang pernyataannya meminta pansus agar spesifik saja dengan permintaannya. Dia kembali menegaskan pihaknya siap membantu pansus. "Bukan kami tidak mau bantu. Tapi tolong permintaan pansus dilakukan secara spesifik," kata Yunus. “Silakan lakukan pertemuan. Bisa di sini atau di kantor kami,” tambahnya.

Makin mepetnya masa kerja pansus dalam mengungkap aliran dana ini memang membuat risau anggota pansus. Andi Rahmat anggota pansus dari Partai Keadilan Sejahtera menyarankan pansus membuat mekanisme untuk memecah kendala ini. “Kami harap kita bisa menggunakan mekanisme komunikasi intensif,” kata Andi. Artinya, komunikasi intensif itu bisa dilakukan tidak hanya melalui pertemuan yang sifatnya formal, tapi juga informal.

AMIRULLAH

  • Share on Facebook
  • Send
  • Print

Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan