Serena Williams dan Angka Enam

Senin, 08 September 2008 | 12:48 WIB

TEMPO Interaktif, Angka enam mungkin sebuah angka biasa bagi Serena Williams. Angka yang juga mungkin biasa bagi orang lain itu ternyata mempunyai peranan penting bagi pencapaian karier tertinggi adik dari Venus Williams itu yang baru saja menjuarai gelar grand slam ajang Amerika Terbuka.

Serena yang memulai karier tenis profesionalnya pada usia 14 tahun memang fenomenal. Bak sebuah roket ia terus melaju mencapai titik teratas. Pencapaian teratas itulah yang saat ini tengah dialami petenis berbadan atletis tersebut.

Terkait angka enam Serena patut berterima kasih dengan momen datangnya angka itu. Angka itu mengembalikkan memori pecinta tenis ketika Serena terakhir meraih gelar grand slamnya yang ketiga. Di final Amerika Terbuka (2002) ia mengalahkan rival abadi sekaligus kakaknya Venus Williams.

Serena ternyata sangat mengingat pesan dari sang kakak. “Venus mengatakan kepada saya juara tidak pernah merasa gugup ketika tengah berada dalam situasi sulit,” ungkap Serena.

Hal itu juga yang diingatnya kala menundukkan petenis Serbia Jelena Jankovic, di babak final Amerika Terbuka 2008. Menang 6-4 7-5, petenis yang pertama kali meraih gelar di ajang Amerika Terbuka (September 1999), pada nomor tunggal itu harus berpeluh keringat selama dua jam empat menit mengalahkan rivalnya.

Kemenangan atas Jankovic cukup istimewa. Hujan deras akibat badai tropis Hanna membuat jadwal pertandingan kedua petenis di rubah yang harusnya di gelar Sabtu (6/9) ke Minggu (8/9) waktu Amerika Serikat.

Meski begitu dengan lantang Serena mengatakan tidak peduli akan bertanding kapan. “Saya akan bertanding Sabtu, Minggu, Senin, Selasa atau apapun,” tegasnya.

Serena yang lahir pada 26 September 1981 datang dari keluarga besar. Dia adalah anak termuda dari lima kakak beradik yang semuanya perempuan. Lyndrea, Isha, Yetunde, Venus, Serena. 

Bukan hanya dunia tenis yang berhasil dirambah Serena. Dunia layar lebar pun pernah dirasakan petenis yang pernah tampil di sekuel The Simpsons pada 2001. Ia juga sempat bermain bareng dengan aktor komedi Hollywood, Martin Lawrence dalam film Black Knight (2001).

Gemerincing uang pun deras mengalir ke pundi-pundi Serena. Ia masih tercatat mengantongi perjanjian iklan dengan produsen produk olahraga, Puma yang berbanderol US$ 12 juta atau setara Rp 110 miliar.

Dari berbagai sumber | Bagus Wijanarko

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :