Bursa Amerika Anjlok
Sabtu, 30 Agustus 2008 | 09:15 WIB
TEMPO Interaktif , New York - Lantai bursa Amerika anjlok setelah meraih keuntungan tertinggi sejak April lalu. Turunnya tingkat daya beli masyarakat Amerika dan pendapatan dari perusahaan teknologi Dell Inc. menjadi pemicu penurunan indeks.
"Imbas dari kenaikan harga energi dan kurangnya ketersediaan kredit saat ini masih menjadi tantangan bagi pasar modal. Dua hal itu juga yang menekan sektor konsumsi," ujar Mike Ryan, Kepala Riset Manajemen Kekayaan UBS Financial Services, dalam wawancaranya di Bloomberg Television, hari ini (29/8).
Pemerintah Amerika mengumumkan pertumbuhan daya beli masyarakat menurun sebesar 0,2 persen pada Juli lalu seiring dengan turunnya pendapatan sebesar 0,7 persen.
Dell Inc, perusahaan perakit komputer terbesar kedua di dunia, membukukan penurunan pendapatan pada kuartal dua 2008 karena konsumsi masyarakat Amerika yang turun dan menyebar ke bagian barat Eropa serta beberapa negara Asia. Akibatnya saham Dell turun 14 persen ke level US$ 21,73 dan memicu penurunan perusahaan teknologi lainnya.
Indeks S&P 500 turun 17,85 poin atau 1,4 persen menjadi 1.282,83, mengakhiri kenaikan 3 hari berturut-turut. Dow Jones kehilangan 171,22 atau 1,5 persen menjadi 11.543,96. Nasdaq mundur 44,12 ke level 2.367,52.
Sementara itu pada perdagangan New York Mercantile Exchange, harga minyak mentah turun 13 sen menjadi US$ 115,46 per barel. Kekhawatiran turunnya pasokan akibat badai Gustav di Teluk Meksiko menjadi penyebab utama penurunan tersebut.
Bloomberg| Sorta
Topik :






Komentar Anda :