Indeks Masih Berpotensi Melemah

Senin, 08 September 2008 | 07:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Analis memperkirakan pelemahan saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan masih akan mendorong pelemahan indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia. Kondisi ini akan menimbulkan dampak psikologis terhadap para investor dan broker.

"Sehingga terjadi panic selling (penjualan akibat panik), apalagi pada saham yang terkena margin call," kata analis pasar modal dari Optima Securities, Ikhsan Binarto, kepada Tempo, Senin (8/9).

Apalagi, indeks mengalami tekanan jual cukup tinggi pada perdagangan Jumat (5/9) lalu. Bahkan selama perdagangan sesi I indeks sempat menyentuh level 1.999, yang merupakan titik terendah sepanjang 2008. Akibatnya penutupan perdagangan saham mencatatkan penurunan indeks 52,670 poin (2,54 persen) menjadi 2,022,564.

Selain itu, melemahnya bursa regional diprediksi bakal menambah sentimen negatif terhadap indeks. Sehingga, IHSG hari ini kemungkinan akan bergerak di level 1.970-2.030, dengan pilihan saham berkode TLKM, BUMI, BBRI, ASII, dan SMCB.

Wahyudin Fahmi 

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :