Belum Diputuskan Apakah Bursa Saham Besok Sudah Dibuka
Rabu, 08 Oktober 2008 | 14:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bursa Efek Indonesia akan berunding dengan otoritas pasar modal dan para pelaku pasar sebelum memutuskan membuka kembali perdagangan yang paling cepat besok, Kamis (9/10).
Direktur Utama Bursa, Erry Firmansyah, mengatakan perdagangan pada sesi kedua siang ini tetap dihentikan. "Kami akan hati-hati untuk memutuskan membuka kembali pasar besok" katanya sambil menyatakan akan berdiskusi dahulu dengan otoritas pasar modal dan pelaku pasar.
Menurut Erry, pihaknya memutuskan tetap menghentikan perdagangan setelah pihaknya melihat bukan hanya indeks bursa Jakarta yang turun, tapi juga indeks regional. Pagi ini indeks Jepang Nikkei 225 anjlok hingga 9,5 persen dan indeks Singapura turun sekitar 6,5 persen.
Ia khawatir bila suspensi dibuka pada sesi II pergerakan indeks bisa lebih parah.
Bursa di Jakarta dihentikan setelah indeks anjlok 10,3 persen. Angka ini sangat parah karena sebelumnya rekor jatuhnya indeks hanya 11,95 persen pada 8 Januari 1998. Satu dekade silam itu indeks jatuh bersamaan dengan jatuhnya ekonomi Indonesia.
Menurut Erry, langkah penghentian dilakukan karena menganggap pasar tidak rasional karena indeks turun hingga sementara 10 persen namun tidak diimbangi dengan volume perdagangan yang rendah pagi tadi.
Ekonom dari Institute for Development of Economics & Finance (INDEF), M. Ikhsan Modjo, mengatakan suspensi bursa saham adalah hal yang biasa dilakukan bila indeks bergerak tidak normal. "Ini langkah yang tepat, karena pasar saat ini spekulatif sehingga indeks anjlok" kata Ikhsan.
Ari Astri Yunita






Komentar Anda :