Pialang Cemas Investor Daerah Kehilangan Kepercayaan
Rabu, 08 Oktober 2008 | 15:34 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Pialang saham di daerah mencemaskan para nasabahnya, yang dengan susah payah mereka rayu agar menanam modal di bursa, kehilangan kepercayaan untuk berinvestasi pasar modal. Kecemasan ini muncul setelah harga saham terjun bebas dan Bursa Efek Indonesia menghentikan seluruh transaksi Rabu (7/10) pagi.
Krissianto, wiraniaga Bhakti Sekuritas di Solo, mengatakan, hari ini, "Banyak nasabah yang melakukan panic selling."
Kepanikan orang mengobral saham memang membuat harga saham terus anjlok dan otoritas Bursa menghentikan perdagangan untuk waktu yang tidak ditentukan.
"Selama saya bekerja di dunia sekuritas, seingat saya belum pernah terjadi suspend," kata Krissianto.
Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa nasabah semakin kehilangan kepercayaan terhadap investasi di bidang saham. "Padahal butuh perjuangan keras untuk memasyarakatkan pasar saham di daerah selain ibu kota,"keluhnya.
Krissianto berharap para nasabahnya tetap berinvestasi dan membeli saham karena saat ini dianggap tepat untuk membeli. "Jika perekonomian Amerika sudah membaik, harga saham akan segera naik,"katanya.
Kepanikan terhadap kondisi tersebut juga dirasakan oleh perusahaan sekuritas lain di Solo. "Kami akan melakukan meeting berkaitan dengan masalah tersebut hari ini," kata Andreas Dewanto, Kepala Cabang Trimegah Securitas Solo.
Ahmad Rafiq
Topik :
- susah cari nasabah
pertama yang saya dengar,kerja jadi pialang itu enak, tinggal duduk2 terima uang.tapi ternyata kebalikannya 360 derajat gimana mau duduk2 terima uang, direwangi muter2 ndemimil ngrayu sana sini malah dapate caci maki.apa itu yang dibilang enak?
Pengirim : dian di solo






Komentar Anda :